Tags

, , , , , , , , ,

Judul: The Mystery of Mrs. Christie

Penulis: Marie Benedict

Penerbit: Sourcebooks Landmark (Kindle edition, 2021)

Halaman: 292p

Beli di: Amazon.com (USD 1.99, bargain!)

Menghilangnya Agatha Christie selama 11 hari di bulan Desember tahun 1926 adalah sebuah misteri yang kerap diperbincangkan para penggemar sang Queen of Crime. Banyak yang menduga peristiwa tersebut dipengaruhi oleh kondisi mental Christie yang saat itu bergumul dengan pernikahannya yang berada di ujung tanduk akibat suaminya, Archibald Christie, yang memiliki affair dengan perempuan lain.

Marie Benedict, lewat bukunya, The Mystery of Mrs. Christie, menawarkan sebuah alternate timeline berdasarkan fakta-fakta yang ia ketahui tentang hidup Christie dan khususnya kondisi pernikahannya. Benedict berusaha memperlihatkan sosok Christie sejak sebelum terkenal, hingga ia menikah dengan Archibald Christie, dan meniti karier sebagai penulis fenomenal di dunia yang masih sulit menerima kesuksesan perempuan.

Bab-bab dalam buku ini ditulis berselang-seling, dengan fokus Christie serta Archibald, dan timeline yang maju-mundur, kilas balik pertemuan mereka di masa lalu, serta insiden menghilangnya Christie di tahun 1926. Sedikit mengingatkan dengan gaya Gone Girl, di mana kita tidak bisa yakin siapa narator yang lebih bisa dipercaya, sementara bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

Menurut saya, beberapa bagian kisah Christie berhasil disampaikan Benedict dengan cukup baik, dengan plot yang juga cukup menyegarkan. Saya suka bagian di mana kita diperkenalkan dengan Christie di masa muda, dan bagaimana ia bisa menjadi penulis terkenal di tengah segala tantangannya.

Tapi, plot tentang menghilangnya Christie, terutama saat narator berpindah pada Archibald, terasa agak membosankan di beberapa bagian. Mungkin karena Benedict berangkat dari fakta yang tidak banyak, sehingga agak sulit mengembangkannya menjadi plot yang utuh dan memikat. Hanya bermodalkan berita koran, serta beberapa fakta tambahan tentang affair Archibald Christie, Benedict berusaha memaparkan detik-detik menghilangnya Agatha, hingga ia muncul kembali 11 hari kemudian, ke dalam jalinan kisah penuh misteri, namun sayangnya agak terasa stretching too thin. Beberapa bab seperti diulang-ulang, menyajikan fakta yang sama dan kondisi emosi Archibald yang juga repetitif.

Endingnya sendiri, meski tidak terlalu original, lumayan memuaskan. Hanya saja, menurut saya, memang kisah buku ini tidak seperti kisah misteri ala Agatha Christie, karena memang berakar dari kejadian sebenarnya yang dialami Christie dalam badai rumah tangganya. Terasa agak antiklimaks, memang, ketika menghilangnya seorang novelis misteri terkenal, pada akhirnya ternyata tidak semisterius yang diharapkan XD

Anyway, buku ini membuat saya jadi ingin membaca karya Marie Benedict lainnya, yang memang sering berfokus pada tokoh atau kisah historical berbalut kekuatan karakter perempuan.

Rating: 3.5/5

Recommended if you like: Agatha Christie, domestic drama, historical fiction, unreliable narrators, twisted ending

Submitted for:

A book that’s published in 2021