Tags

, , , , , ,

Judul: The Wonder

Penulis: Emma Donoghue

Penerbit: Little, Brown and Company (2016)

Halaman: 291p

Beli di: Book Depository (IDR 149,120)

Lib Wright adalah perawat Inggris yang merupakan anak didik dari Florence Nightinghale. Ia dipanggil untuk bertugas di sebuah desa kecil miskin di Irlandia, namun kasus yang dihadapinya bukanlah kasus biasa.

Desa tersebut sedang diramaikan oleh berita tentang seorang anak perempuan berumur 11 tahun, Anna O’Donnell, yang dikabarkan sudah berpuasa selama berbulan-bulan dan tidak makan apapun, namun kondisi tubuhnya tetap baik. Fenomena ini mengundang banyak orang, baik turis maupun penganut Katolik yang percaya kalau Anna adalah titisan Santa, dan mereka berbondong-bondong menyambanginya.

Sebuah komite dibentuk di desan tersebut dan mereka mengambil keputusan untuk mengundang pengamat dari luar yang ditugaskan menguak misteri ini. Lib hadir sebagai perwakilan ilmu pengetahuan, perawat terlatih yang terbiasa melihat segalanya dari sudut pandang rasional. Bahkan sebelum bertemu Anna, Lib sudah yakin kalau semua kehebohan ini hanyalah bagian dari tipuan belaka, usaha untuk mencari sensasi, ketenaran, bahkan uang. Namun pertanyaannya, siapa yang menjadi dalangnya, dan bagaimana cara tipuan itu dilakukan?

Lib bertekad untuk menguak misteri tersebut secepat mungkin, namun pengamatannya selama beberapa hari non-stop masih belum membuahkan hasil. Hatinya mulai diliputi kebimbangan. Apakah mungkin Anna ternyata benar-benar menjadi bukti keajaiban yang nyata?

Emma Donoghue memang paling lihai menulis kisah-kisah yang tidak biasa, topik yang gelap namun nyata, dan karakter-karakter yang memorable, termasuk menggunakan sosok anak kecil sebagai sentral ceritanya.

Beberapa bagian mengingatkan saya pada buku Emma sebelumnya, Room, yang menjadi bestseller di mana-mana. Setting cerita yang terkesan “sempit” dan claustrophobic, tokoh-tokoh yang menyimpan rahasia, tema yang tidak biasa dan menyisakan kejutan hingga di bagian akhir…

Memang The Wonder terasa lebih lambat dibandingkan Room. Jalan ceritanya juga terkesan lebih datar. Namun saya tetap menikmati kisah ini, terlebih karena memang diinspirasi oleh kejadian nyata yang terjadi beberapa abad lalu. Fenomena miracles, mukjizat, keajaiban dan sejenisnya memang amat populer bahkan hingga masa kini. Orang-orang selalu tertarik ke dalam pusaran kejadian yang tidak biasa dan tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Dan pertentangan antara ilmu pengetahuan serta agama maupun spiritual tetap menjadi topik yang menarik, dan Emma Donoghue dengan segala keterbatasannya, cukup berhasil menyajikannya dengan menarik lewat The Wonder.

Submitted for:

Category: A book about an interesting woman

Kategori: Historical Fiction

Advertisements