Tags

, , , , , , ,

false princeJudul: The False Prince

Penulis: Jennifer A Nielsen

Penerjemah: Cindy Kristanto

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2013)

Halaman: 392p

Beli di: HobbyBuku (IDR60k, disc 20%)

Empat orang anak laki-laki yatim piatu diambil paksa oleh bangsawan kejam, Bevin Conner. Sage, salah satu dari anak-anak itu, curiga ada rencana besar di balik kejadian tersebut.

Ternyata, kecurigaannya terbukti benar, karena salah seorang dari mereka akan dipilih untuk muncul sebagai Pangeran Jaron (yang dikabarkan sudah meninggal dibunuh oleh bajak laut) dan merebut tahta kerajaan (tentu dengan Conner sebagai dalang).

Sage sangat khawatir dengan rencana ini, tapi ia lebih khawatir lagi dengan nasibnya. Karena ia tahu, siapapun yang tidak terpilih, pasti akan kehilangan nyawa. Apakah ia rela menjadi boneka Conner dan berusaha terpilih sebagai sang pangeran palsu, demi untuk menyelamatkan hidupnya sendiri?

The False Prince adalah buku pertama dari serial The Ascendance Trilogy karangan Jennifer Nielsen. Kesan pertama saya saat membaca buku ini adalah betapa senadanya dengan serial The Thief (Megan Whalen Turner). Tentang kerajaan, perebutan tahta, tokoh utama sekaligus narator yang bandel, pemberontak, dengan masa lalu misterius.. Dan bahkan twistnya pun bisa dibilang mirip, sehingga saya tidak merasa terkejut ketika dugaan saya tentang twist di akhir buku ternyata memang benar.

Sage mengingatkan saya akan Gen di serial The Thief, menyebalkan sekaligus mengundang simpati. Tapi menurut saya, Jennifer Nielsen lebih berhasil dalam menciptakan plot yang serba cepat, penuh emosi dan ketegangan yang lumayan tinggi. Hal yang tidak terlalu sukses dilakukan oleh Megan Whalen Turner, sehingga membuat The Thief menjadi kisah yang membosankan.

The False Prince sebaliknya, cukup enjoyable, dengan setting yang mudah untuk dibayangkan, karakter pendukung yang memiliki porsi yang sama pentingnya, dan bahkan sedikit nuansa romens antara Sage dan dua orang tokoh perempuan juga digambarkan dengan lumayan meyakinkan, tanpa harus terjebak kisah cinta segi tiga yang klise.

Secara keseluruhan, saya suka buku ini, terjemahannya pun terbilang baik. Saya masih merasa tertarik mengikuti petualangan Sage di buku kedua, The Runaway King, yang juga sudah diterjemahkan oleh GPU, dan mudah-mudahan dieksekusi dengan sama baiknya.

Submitted for:

Kategori Genre 101: Fantasy

Kategori Genre 101: Fantasy

Advertisements