Tags

, , , , , , , , ,

red-house-mysteryJudul: The Red House Mystery

Penulis: A.A. Milne

Penerbit: LibriVox (Audiobook, 2007) – first published: 1922

Narrator: Kristin Hughes

Running time: 6:55:46

Download for free: https://librivox.org/the-red-house-mystery-by-a-a-milne/

Pertama-tama, saya mau pengakuan dulu nih: Sebelumnya, saya tidak pernah mencoba mendengarkan audiobook 😄

Kenapa? Seperti yang pernah saya singgung sebelumnya: Saya terlalu snob dan kuno untuk mau mencoba menikmati buku melalui format selain printed books. Ternyata, harus saya akui, saya sudah kehilangan banyak hal! Karena, mendengarkan audiobook rupanya memiliki keasyikan tersendiri yang tidak bisa dibandingkan dengan membaca buku cetak. Thanks to Popsugar Reading Challenge for pushing me to enjoy an audiobook!

Yang pasti, audiobook bisa dinikmati dengan lebih fleksibel: saya mendengarkannya sambil lari atau jalan pagi, sambil di atas ojek saat pulang kantor, sambil tidur-tiduran di rumah, dan lain-lain. Memang butuh konsentrasi tinggi karena saya tidak biasa mendengarkan dengan intensif – tapi untunglah saya memilih buku yang tepat untuk eksperimen pertama ini.

The Red House Mystery bercerita tentang pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah di daerah pedesaan Inggris, yang bernama Red House. Pemiliknya, Mark Ablett, adalah seorang penulis dan seniman yang memperoleh kekayaannya dari ibu angkatnya. Ia rutin mengundang teman-temannya untuk menghabiskan liburan di rumah tersebut, sambil melakukan berbagai kegiatan seperti bowling, teater, main golf atau billiard.

Suatu hari, Mark terkejut karena kakak laki-lakinya yang sudah lama pindah ke Australia (dan selalu menjadi kambing hitam keluarga), mendadak ingin berkunjung ke Red House. Saat itu Mark sedang menjamu beberapa temannya yang menghabiskan liburan di sana. Meski terganggu, Mark memutuskan untuk menemui abangnya, sementara tamu-tamunya bermain golf di lapangan yang terletak agak jauh dari Red House.

Namun sebuah tragedi terjadi saat Robert, kakak laki-laki Mark tiba di Red House. Terdengar tembakan dari dalam ruangan tempat mereka bertemu. Saat itu, Anthony Gillingham, seorang pria yang kebetulan sedang berada di desa tersebut dan ingin mengunjungi temannya, Bill Beverley yang adalah salah satu tamu Mark, tiba di Red House dan mendapati suasana yang sangat aneh. Matthew Cayley, sepupu Mark yang juga merupakan pengurus rumah tangganya, sedang menggedor ruangan yang terkunci. Dan lebih aneh lagi, saat Anthony dan Matthew berhasil masuk ke ruangan tersebut, ternyata hanya ada jenazah Robert, sedangkan Mark menghilang entah ke mana! Apakah Mark melarikan diri setelah menembak Robert? Tapi ke mana ia menghilang?

Anthony, yang tadinya tidak ada urusan apapun dengan Red House, jadi ikut terlibat menyelidiki kasus tersebut, dibantu temannya yang masih muda, Bill. Ala-ala Sherlock dan Watson, penyelidikan mereka cukup enak untuk diikuti, sementara kepingan-kepingan puzzle semakin banyak bermunculan dan membawa mereka ke tempat-tempat dan kesimpulan yang tak terduga.

The Red House Mystery ditulis oleh A.A. Milne, yang terkenal dengan cerita-ceritanya tentang Christopher Robin dan Winnie the Pooh. Namun, di sini Milne menunjukkan sisinya yang lain, karena ternyata ia juga mampu menyajikan kisah detektif klasik yang cerdas namun tidak berbelit-belit. Plotnya mengingatkan saya akan cerita misteri Agatha Christie, ditambah settingnya di rumah besar di pedesaan Inggris yang memang sering menjadi setting cerita Poirot atau Miss Marple.

Dialog dan hubungan antara Anthony serta Bill juga menyenangkan untuk diikuti, terutama humor-humor segar yang berasal dari Bill yang naif namun mudah untuk disukai. Saya sendiri sudah bisa menebak arah cerita sejak di pertengahan buku, tapi penyelesaiannya tetap menarik dan termasuk memuaskan.

Narator buku ini, Kristin Hughes, adalah narator yang sudah sering berkontribusi pada audiobook LibriVox, yang semuanya sudah berada di public domain dan bisa didownload gratisss (rata-rata memang buku klasik ya, genrenya). Hughes berhasil membawakan cerita ini dengan cemerlang, dengan intonasi yang tepat, ucapan yang jelas, aksen British yang pas dan mudah dimengerti, dan beberapa suara yang dibuat berbeda saat dialog berlangsung sehingga pendengar gampang membedakan pemilik masing-masing suara.

Sekarang, saya jadi bersemangat ingin mendownload beberapa kisah misteri klasik lainnya 🙂

Submitted for:

Category: An Audiobook

Category: An Audiobook

 

 

 

 

 

 

Kategori: Thriller and Crime Fiction

Kategori: Thriller and Crime Fiction

 

 

 

Advertisements