Tags

, , , , , , ,

vacationers 2Judul: The Vacationers

Penulis: Emma Straub

Penerbit: Picador (2014)

Halaman: 292p

Beli di: Kinokuniya Nge Ann City (SGD 18.95) — thanks to my Dad!

Ini seharusnya menjadi liburan keluarga yang epic. Dua minggu di sebuah vila mewah di pulau terpencil, sinar matahari musim panas, kuliner dan budaya Eropa.. Sempurna.

Namun, itu semua hanya tampak luarnya saja. Dari dalam, keluarga Post memiliki banyak masalah (seperti keluarga lainnya) yang akhirnya memuncak dalam liburan di Majorca tersebut.

Jim dan Franny sedang berada di ujung krisis pernikahan mereka – terutama sejak rahasia affair Jim dengan perempuan yang lebih muda terbongkar dan mengakibatkannya kehilangan pekerjaan (dan sepertinya,akan kehilangan keluarganya juga).

Anak perempuan mereka, Silvia, sama sekali tidak bahagia- ia tidak sabar untuk segera memulai kuliah, lepas dari keluarganya yang khas keluarga snob Manhattan, dan ia benci dengan kedua orang tuanya yang seolah ingin menyembunyikan masalah mereka dan menganggapnya anak kecil. Sebuah summer fling dengan cowok Spanyol benar-benar satu hal yang ia butuhkan di liburan ini.

Bobby, anak laki-laki Jim dan Franny, juga datang bersama Carmen, pacarnya yang bekerja sebagai instruktur fitness dan sangat addicted dengan sports. Tentu, Franny menganggap Carmen jauh di bawah level keluarga mereka- tapi ia tidak tahu ada masalah yang lebih mengkhawatirkan dari sekadar status sosial Carmen.

Liburan keluarga Post juga dihadiri oleh Charles, sahabat karib Franny (yang disayanginya lebih dari keluarganya sendiri) dan pasangannya, Lawrence. Mereka sedang menunggu suatu keputusan yang akan mengubah hidup mereka – namun liburan dengan keluarga Post malah membuat hubungan mereka terancam berakhir.

Saya membaca buku ini ketika liburan ke Pulau Ora di Maluku beberapa bulan lalu, karena sepertinya buku ini adalah buku yang cocok untuk dibawa berlibur: pantai, tema musim panas, intrik keluarga- semuanya sesuai dengan bacaan juicy musim liburan. Tapi ternyata- buku ini adalah jenis buku yang terlihat ceria, namun akhirnya malah membuat depresi.

Karakter-karakternya tidak ada yang bisa disukai (kecuali mungkin Carmen, karakter paling jujur di buku ini menurut saya- so what kalau dia terobsesi dengan olah raga dan makanan sehat?) – semuanya tipikal orang kaya yang hipokrit, yang sudah terlalu lama menikmati hidup mewah sehingga lupa bagaimana mereka bisa sampai ke sana, dan semuanya adalah orang-orang yang judgmental. Susah bersimpati dengan mereka, dan akhirnya saya malah berharap semua masalah yang ada tidak perlu diselesaikan, biarkan saja membuat mereka menderita.

Untuk saya, sulit menyukai sebuah buku kalau karakternya membuat saya ingin melempar buku ini ke laut. Ending kisah ini pun tidak membawa pencerahan yang diharapkan, karakternya tidak berkembang dan menjadi lebih dewasa setelah liburan 2 minggu yang seharusnya mengubah hidup mereka – hanya kulit mereka saja yang lebih gosong karena kebanyakan berjemur.

Satu-satunya penyelamat buku ini adalah setting yang memang dibuat sangat vivid, sangat detail, oleh Emma Straub. Laut yang jernih, tebing tinggi, vila mewah, kota kecil penuh warna dan budaya Spanyol yang menggairahkan dengan kulinernya yang bikin lapar- itu saja yang membuat buku ini layak tampil sebagai buku liburan musim panas.

the real vacationer!!

the real vacationer!!