Tags

, , , , , ,

pale horseJudul: The Pale Horse (Misteri Penginapan Tua)

Penulis: Agatha Christie

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2012)

Penerjemah: Ny Suwarni AS

Halaman: 336p

Beli di: Gramedia Shocking Sale, Citraland (IDR 40k, disc 20%)

Seorang wanita memanggil pastor di saat sedang sekarat untuk menceritakan rahasia kelam yang harus ia tanggung semasa hidupnya, termasuk memberikan sederet daftar nama pada sang pastor. Sepulang dari tempat wanita itu, Pastor Gorman dibunuh, meski daftar nama tadi selamat dari incaran si pembunuh.

Mark Easterbrook, seorang sejarawan yang berteman baik dengan penulis sahabat Poirot, Mrs. Oliver, tak sengaja terseret dalam kasus ini saat beberapa orang yang dikenalnya ternyata masuk ke dalam daftar nama tersebut – dan kebanyakan dari mereka sudah meninggal dunia! Apakah memang mereka termasuk dalam daftar korban?

Penyelidikan membawa Mark ke sebuah bekas penginapan tua bernama The Pale Horse, yang disebut-sebut sebagai tempat yang dituju orang bila ingin “menghilangkan orang lain”. Pale Horse ditempati oleh tiga orang wanita nyentrik, Thyrza Grey, Sybil Stamfords dan Bella, yang terkenal karena keahlian mereka dalam hal ilmu gaib, cenayang dan sihir.

Dengan nekat, Mark yang dibantu oleh temannya Ginger berusaha membuka rahasia The Pale Horse dan mencari hubungannya dengan kasus daftar nama Pastor Gorman. Sementara itu, Inspektur Lejeune yang bertugas menangani kasus tersebut menemukan fakta-fakta aneh tentang sebuah organisasi rapi yang berada di balik misteri ini.

Buku ini adalah salah satu kisah Agatha Christie yang paling random dan sulit untuk dirangkum ke dalam sebuah sinopsis. Christie menggabungkan plot misteri klasik dengan ilmu sihir dan sains sehingga awalnya sedikit membingungkan hendak dibawa ke mana cerita ini. Selain itu, kurangnya tokoh detektif sentral membuat The Pale Horse sedikit sulit untuk dinikmati akibat hilangnya kesan familiar seperti Miss Marple atau Poirot.

Memang Christie menambahkan sosok Ariadne Oliver dalam cerita ini, namun sayangnya perannya tidak terlalu besar. Mark Easterbrook sebenarnya cukup menyenangkan, tapi kurang witty dan sinis dalam mendampingi Mrs Oliver. Namun di buku ini juga Christie menyinggung satu hubungan tipis antara Poirot dan Miss Marple yang tidak terdapat dalam buku-buku lainnya, dengan menghadirkan Mrs. Oliver (salah satu sidekick dan sahabat Poirot) dan suami istri Dane-Calthorpe (pasangan yang merupakan teman Miss Marple) dalam satu cerita. Yang masih kusayangkan adalah mengapa Christie tidak pernah menempatkan Poirot dan Marple dalam satu kisah?😦

The Pale Horse bukan merupakan kisah Christie favoritku. Plotnya agak membingungkan dan twist endingnya cukup mudah untuk tertebak. Namun usahanya untuk menulis sesuatu yang sedikit di luar pakem konvensionalnya patut dihargai juga.

Submitted for:

Agatha Christie Button Meme 1