Tags

, , , , , ,

little houseJudul: Little House on The Prairie

Penulis: Laura Ingalls Wilder

Penerbit: Harper Trophy Book (1971)

Pages: 335p

Rental di: ReadingWalk

Usia kelayakan baca: 8 y.o and up

Keluarga Ingalls memutuskan untuk pindah dari rumah mereka di Big Woods, Wisconsin, karena daerah tersebut sudah terlalu padat. Pa membangun sebuah kereta wagon sebagai rumah berjalan mereka selama menuju ke wilayah Indian di daerah barat. Maka berangkatlah Pa, Ma, Mary, Laura dan baby Carrie menuju petualangan tak terduga sambil mencari rumah baru mereka di kawasan yang masih liar.

Tiba di sebuah padang belantara luas di daerah Kansas bukan berarti mengakhiri petualangan mereka. Justru di rumah baru ini keluarga Ingalls mengalami berbagai kejadian seru, mulai dari dikunjungi serigala, bertemu dengan kaum Indian, dan berjuang mengatasi kebakaran padang. Untungnya di tengah lingkungan yang masih liar ini mereka menemukan tetangga dan teman-teman sejati yang siap saling menolong dalam segala situasi.

Serial Little House bukanlah bacaanku waktu kecil, aku lebih familiar dengan keluarga Ingalls lewat menonton serialnya di TV (satu dari sedikit film seri yang bisa dinikmati anak-anak tahun 80-an). Karenanya membaca buku ini merupakan pengalaman yang cukup mencerahkan bagiku, terutama saat aku sadar banyak juga issue serius yang dibahas dalam buku ini.

Replika rumah kecil di padang rumput, di Little House on the Prairie Museum di kansas, foto dari sini

Replika rumah kecil di padang rumput, di Little House on the Prairie Museum di kansas, foto dari sini

Kisah ini bersetting di Amerika Utara saat para pendatang mulai menyebar di benua ini, ketika pemerintahan baru terbentuk dan kaum Indian mulai tersingkir. Keluarga Ingalls adalah salah satu pendatang pertama yang ingin bermukim di wilayah Indian, sehingga perjumpaan mereka dengan kaum Indian tentu tak terhindarkan. Beberapa dari kaum Indian ada yang bermaksud jahat seperti mencuri barang-barang mereka, namun sebagian besar hanya ingin damai dan dapat hidup dengan tenang.

Namun prejudice yang timbul terhadap kaum ini (terutama dari Ma) cukup menggangguku di sepanjang buku. Tentu saja karena suku Indian masih hidup secara liar, ketakutan terhadap mereka tidak bisa disalahkan. Tapi aku lebih setuju dengan pandangan Pa, yang selalu menganggap Indian sama saja dengan mereka, hanya ingin hidup tenang meski dengan cara yang berbeda.

Laura adalah anak yang selalu berusaha mematuhi orangtuanya. Namun tidak seperti Mary yang merupakan Golden Girl dalam keluarga, Laura seringkali merasa ingin tahu dan mempertanyakan banyak hal termasuk soal pandangan terhadap orang Indian. Di sinilah untungnya pendapat Pa yang bijaksana bisa memenuhi rasa ingin tahu Laura. Dan memang, buku ini tak hanya melulu tentang kisah petualangan dan keluarga yang berusaha untuk bertahan hidup, tapi juga tentang sejarah Amerika, kaum yang terpinggirkan dan rasa kemanusiaan serta keberanian. Dan yang paling penting, bagaimana mengajarkan hal tersebut pada anak-anak kita.

prairie2

Little House on the Prairie adalah serial yang ditulis oleh Laura Ingalls Wilder berdasarkan kisah nyata perjalanan keluarganya saat pertama bermukim di Amerika akhir abad ke-19. Serial ini terdiri dari 8 buah buku, yang ditulis oleh Laura dan diedit oleh anak perempuannya, Rose Wilder Lane. Perjalanan keluarga ini dimulai dari Wisconsin, dan berakhir di South Dakota, saat Laura sudah dewasa dan bertemu dengan calon suaminya.

Postingan ini diikutsertakan dalam Fun Year Event with Children’s Literature yang di-host oleh Bacaan Bzee, sekaligus read along Laura Ingalls books yang di-host oleh Hobby Buku.

Come join the event!

Come join the event!

 

Read-A-Long Children