Tags

, , , , , , ,

Judul: Radiance

Penulis: Catherynne M. Valente

Penerbit: Tor Book (2015)

Halaman: 432p

Beli di: @Therebutforthebooks (IDR 110k)

Apa yang terjadi jika:

  1. Masa kejayaan film bisu berlangsung amat lama, akibat keluarga Edison menimbun paten yang menyebabkan film dengan suara bisa dibuat.
  2. Penemuan suatu zat yang menyebabkan manusia bisa hidup di semua planet di tata surya (termasuk Pluto, yeay!) dan bahkan membuat film di sana.

Kedua alternate history inilah yang menjadi titik tolak Catherynne M. Valente dalam membangun kisah yang luar biasa imajinatif ini. Menggabungkan space opera, alternate history, dan mystery bernuansa noir, Valente membawa kita ke sebuah dunia yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dunia yang amat luas, amat penuh kemungkinan-kemungkinan, namun juga amat berbahaya.

Severin Unck adalah tokoh utama Radiance yang menjadi benang merah keseluruhan cerita yang ditulis menyerupai potongan dan fragmen klip film. Ayah Severin adalah sutradara terkenal yang memiliki spesialisasi genre Gothic romance. Meski mencintai dunia perfilman, Severin tidak ingin disamakan dengan ayahnya, dan ia tumbuh besar dengan membuat film dokumenter yang mengajak penonton untuk menjelajahi tata surya yang amat luas, mulai dari bertemu dengan penduduk Neptunus hingga koboi Mars yang tidak kenal hukum.

Film terakhir Severin digadang-gadang akan menjadi yang paling fenomenal, menyelidiki hilangnya koloni di Venus yang menjadi misteri legendaris yang tak terpecahkan. Venus, planet misterius yang dihuni oleh alien berwujud callowhale, yang menghasilkan zat serupa susu yang menjadi kunci terbukanya perjalanan dan kehidupan antariksa bagi manusia bumi.

Saat syuting film di Venus, Severin menghilang. Lenyap tak berbekas. Dan kehilangan inilah yang kemudian menjadi inti cerita, yang disampaikan oleh orang-orang terdekatnya, mulai dari kekasihnya, Erasmo, hingga anak kecil yang ditemukan secara misterius di Venus, Anchises. Memori dan kenangan bercampur dengan suara hati Severin yang terdengar lewat film-filmnya. Ke manakah Severin menghilang? Dan apakah ada hubungannya dengan menghilangnya koloni di Venus secara munculnya Anchises?

Radiance adalah buku yang super ambisius. Selain elemen scifi yang kental lewat perjalanan ruang angkasa, Radiance juga bergumul dengan isu sejarah perfilman, mengandaikan bila Hollywood mengembangkan sayap ke Bulan, dan bahkan syuting di berbagai planet di tata surya. Dan tidak cukup tema dan isu yang cukup rumit dan spesifik, buku ini juga ditulis dengan gaya yang tidak biasa. Menggabungkan berbagai format dan media, mulai dari buku harian, transkrip interview, cuplikan dokumenter, episode sandiwara radio, hingga penggalan-penggalan memori, kita serasa diombang-ambingkan di antariksa tanpa batas, tidak yakin ke mana harus berpijak.

Untuk yang menyukai kisah konvensional yang rapi dan runut, dengan jalan cerita yang mudah diikuti, Radiance bukanlah buku yang tepat. Tapi untuk penyuka kisah imajinatif tanpa batas, dan rela mengalami sedikit vertigo di sana-sini, silakan masuk ke petualangan antariksa yang absurd sambil mencari di mana Severin berada.

Rating: 3.5/5

Recommended if you like: science fiction, space opera, movie history, unconventional format, unlimited imagination

Submitted for:

Category: A genre hybrid