Tags

, , , ,

Judul: The Leopard

Penulis: Jo Nesbo

Penerbit: Vintage (2011)

Halaman: 740p

Beli di: BookDepository (IDR 185k)

Setelah mengungkap kasus The Snowman yang membuatnya trauma berat, Harry Hole menghilang di tengah kekacauan kota Hong Kong. Kecanduan opium, terlibat hutang judi pacuan kuda, dan dikejar-kejar mafia Hong Kong, sepertinya Harry sudah tidak bersemangat untuk hidup.

Hingga suatu hari, wakil kepolisian Oslo menemuinya, memintanya kembali ke Oslo karena ada satu lagi serial killer yang merajalela di kota tersebut, membunuh orang-orang tanpa sebab dan motif yang jelas. Awalnya Harry tidak mau memenuhi permintaan itu, tapi karena ia mendapat kabar sedih tentang ayahnya yang sedang sakit keras, Harry tidak punya pilihan selain kembali ke kota yang ia cintai sekaligus ia benci.

Yang membingungkan dari kasus ini, tidak ada petunjuk apapun dari TKP, dan korabn-korban si pembunuh pun (awalnya) terlihat tidak berhubungan. Bukan kejahatan seksual, meski si pembunuh menunjukkan kesadisannya. Harry mulai tertantang menyusuri jejak si pembunuh, namun langkahnya pun terantuk masalah politik antara kepolisian Oslo dengan Krimstek, semacam penyidik federal yang sedang berusaha mengambil alih kasus-kasus pembunuhan yang dianggap high profile dari tangan polisi lokal.

Sementara itu, Harry dibantu oleh tim kecil terus berusaha bekerja tanpa terendus pihak-pihak birokrat, meski Harry terus dibingungkan karena sepertinya petinggi Krimstek tahu saja apa yang sedang ia lakukan.

The Leopard merupakan satu lagi karya Nesbo yang solid, slow burn, tapi tidak membosankan. Sosok Harry dibuat sangat manusiawi di sini, ia bisa juga gagal, kalah cepat, kalah gesit, tidak bisa menahan emosi, dan menjadi salah satu orang paling denial bila menyangkut keluarga dan kehidupan pribadinya. Tidak mudah menyamai The Snowman, yang merupakan salah satu buku Nordic Noir terbaik di luar sana, tapi menurut saya The Leopard masih bisa dibilang sukses, terutama untuk pencinta Harry Hole.

Tidak ada yang lebih melegakan selain melihat Harry berhasil mengalahkan lawan-lawannya, baik lawan kriminal maupun politis, meski ia tidak selalu berakhir sebagai pemenang, dan kemenangannya kadang dibarengi dengan tragedi lain dalam hidupnya. Because, again, he’s only human.

Rating: 4/5

Recommended if you love: gritty murder mystery, nordic noir, scandinavian setting, brooding detectives who fight their demons. And of course, if you love Harry Hole 🙂