Tags

, , , , , , , , , ,

Judul: A Caribbean Mystery (Misteri Karibia)

Penulis: Agatha Christie

Penerjemah: Sudarto

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2014, cetakan keenam)

Halaman: 320p

Beli di: @HobbyBuku (bagian dari bundel Agatha Christie)

A Caribbean Mystery adalah kisah Miss Marple yang tidak seperti biasanya. Kali ini Miss Marple (dengan biaya dari keponakannya, Raymond) berlibur ke Pulau St Honore di daerah Hindia Barat, dan tinggal di sebuah resort yang terdiri dari pasangan serta keluarga yang sedang berlibur.

Biasanya, bukua Agatha Christie dengan setting yang eksotik seperti ini lebih sering diperuntukkan bagi Hercule Poirot – dengan kegemarannya berjalan-jalan dan menikmati hidup, yang selalu diselingi dengan memecahkan berbagai kasus. Namun kali ini, Christie seperti ingin memberikan porsi bagi Miss Marple untuk keluar dari zona nyamannya di desa St. Mary Mead.

Miss Marple sendiri awalnya terasa agak kagok berada di tempat yang sangat asing baginya. Namun, setelah sukses membuat perbandingan dan persamaan antara para tamu resort dengan penduduk St. Mary Mead, Miss Marple mulai bisa menikmati suasana di sekelilingnya, terutama ketika ia menyadari kalau manusia di mana saja memiliki sifat-sifat yang sama.

Dan meski berada jauh dari rumah, Miss Marple tetap alert saat terjadi beberapa kematian tak terduga di resort tersebut. Dibantu oleh Mr. Rafiel, jutawan kaya raya yang merupakan tamu tetap di resoirt tersebut, Miss Marple berusaha menguak misteri pembunuhan yang melingkupi liburan mereka – berbekal pengetahuannya yang luar biasa tentang karakter dan sifat manusia. Dan memang benar- manusia di mana-mana memang sama saja, hanya bungkusnya saja yang berbeda.

Misteri Karibia memiliki beberapa elemen yang sudah tidak asing lagi bagi para pembaca Christie: karakter-karakter beraneka ragam dengan drama masing-masing (perselingkuhan, cinta segi tiga, keserakahan, dendam, dan sejenisnya), ditambah dengan motif yang berakar di masa lalu – kali ini, diawali dengan kisah Majjor Palgrave yang mengaku pernah kenal dengan seorang pembunuh- dan tak lama setelah pengakuan itu, ia sendiri pun meninggal tiba-tiba.

Berkat insting tajam Miss Marple, untunglah misteri berhasil dipecahkan. Yang menarik, kali ini partner Miss Marple adalah jutawan tua yang lumayan misogynist, Mr. Rafiel, yang awalnya menyebalkan tapi lama-lama mengundang simpati. Oya, nantinya nama Mr. Rafiel juga masih muncul di salah satu buku Miss Marple, Nemesis.

Beberapa bagian buku ini agak sedikit dipaksakan, terutama pembunuhan di bagian akhir, serta motif yang agak kurang kuat dari si pembunuh. Tapi suasana resort tepi pantai dengan beragam tamunya menjadi salah satu kekuatan buku ini, yang membuatnya tidak terlalu membosankan untuk diikuti, meski ada beberapa bagian yang bisa ditebak dengan mudah.

Komplain terbesar saya adalah terjemahan buku ini, yang merupakan salah satu yang terburuk dari buku-buku Agatha Christie terbitan Gramedia (GPU). Namun setelah saya konfirmasi ke pihak GPU, ternyata mereka sudah memperbaiki terjemahan buku ini (dan buku lainnya) di edisi mereka yang terbaru. Sebenarnya sih tetap disayangkan, karena edisi yang saya baca ini, yang merupakan bagian dari bundel Agatha Christie, sudah merupakan edisi keenam. Harusnya mereka sudah merivisi terjemahannya sejak edisi sebelum-sebelumnya, mengingat seringnya GPU mencetak ulang buku-buku Christie.

Masa sih saya harus beli lagi edisi cetakan terbaru gara-gara terjemahan yang berbeda? XD

Submitted for:

Category: A book set at the resort or hotel