Tags

, , , , , , , , , ,

Judul: The Hate U Give (Benci yang Kautanam)

Penulis: Angie Thomas

Penerjemah: Barokah Ruziati

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2018)

Halaman: 488p

Borrowed from: Ferina

The Hate U Give Little Infants Fucks Everybody. THUG LIFE.  (Tupac Shakur)

Tupac adalah kebenaran. Itulah yang dipercayai oleh Khalil, dan ia sampaikan pada Starr Carter, sahabatnya dari kecil. Khalil dan Starr tumbuh besar di lingkungan  yang keras di Garden Heights, tempat penduduknya mayoritas berkulit hitam dengan tingkat kemiskinan dan kriminalitas tinggi, dan para gang saling menembak.

Suatu malam, Starr menjadi saksi ketika Khalil ditembak oleh seorang polisi kulit putih saat mereka pulang dari suatu pesta. Padahal Khalil tidak bersenjata. Kejadian ini membuat heboh dan memicu gerakan pro dan kontra, yang bahkan berkembang menjadi kerusuhan.

Berita-berita simpang siur, mulai dari yang menyebut Khalil pengedar narkoba hingga kriminal berbahaya, membuat peristiwa ini semakin menarik perhatian. Hanya Starr-lah yang bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi namun ia terlalu takut untuk mengungkapkannya- bukan saja karena apa yang ia sampaikan bisa menghancurkan lingkungannya, tapi bahkan membuatnya terbunuh.

Starr sendiri beruntung karena orang tuanya menyekolahkannya di sekolah bagus yang terletak di luar Garden Heights, namun keadaan ini juga menimbulkan tantangan lain, di mana Starr harus bisa memisahkan antara kehidupannya di rumah dan di sekolah yang berbeda 180 derajat, termasuk menyembunyikan perannya sebagai saksi kasus Khalil dari teman-teman dan pacarnya di sekolah.

The Hate U Give (THUG) adalah salah satu buku Young Adult fenomenal yang terus dibicarakan di mana-mana sejak terbit setahun yang lalu. Temanya sangat relevan (rasisme, diskriminasi, kekerasan oleh polisi), dan memang ditujukan sebagai pengingat banyaknya tragedi serupa Khalil yang dialami oleh orang kulit berwarna di Amerika Serikat.

Starr adalah sosok yang amat mudah terhubung dengan pembaca- caranya bercerita membuat kita langsung merasa berperan sebagai sahabatnya. Di beberapa bagian (terutama yang berhubungan dengan plot kisah cintanya), memang Starr kadang agak menjengkelkan, tapi lagi-lagi ini mungkin karena opini pribadi saya terhadap kisah romans ala YA 😀

Yang pasti, kekuatan utama cerita ini adalah narasi Starr, yang disampaikan dengan amat baik oleh Angie Thomas, terutama pergumulannya dalam menemukan keseimbangan identitasnya di lingkungan rumah dan sekolah yang amat berbeda.

Jarang ada kisah YA yang mampu menyampaikan tema yang amat relevan (dan real) dengan kuat tanpa terkesan pretensius, dan THUG sukses membawakannya dengan  menyelami kehidupan Starr di Garden Heights. Tak heran buku ini menerima berbagai penghargaan yang sangat layak didapatkan oleh penulisnya.

THUG: The Movie

Saking fenomenalnya, baru setahun setelah dirilis, THUG sudah langsung dibeli haknya untuk diadaptasi menjadi film layar lebar. Rencananya, film ini akan dirilis bulan Oktober 2019 dengan sederet bintang kulit hitam, seperti Amandla Stenberg, Algee Smith, Lamar Johnson, serta Common, dan disutradarai oleh George Tillman Jr. Can’t wait!

Submitted for:

Category: A past Goodreads Choice Awards winner