Tags

, , , , , ,

Judul: Heartless

Penulis: Marissa Meyer

Penerbit: Macmillan Children’s Books (2016)

Halaman: 450p

Part of: Storypost.id Subscription Box

Kisah ini terjadi bertahun- tahun sebelum Alice terdampar di Wonderland dan bertemu dengan si kejam Queen of Hearts.

Di kisah ini, Queen of Hearts masih seorang gadis remaja, anak orang kaya yang orang tuanya memiliki ambisi pribadi untuk menikahkannya dengan sang King of Hearts.

Namun Catherine, si calon ratu, bukan gadis yang mau begitu saja menurut dengan rencana orang tuanya. Justru ia memiliki rencana-rencana sendiri, salah satunya adalah membuat bakery dengan pelayan sekaligus sahabatnya, Mary Ann.

Situasi bertambah rumit saat Catherine jatuh cinta dengan Joker baru yang bertugas di kerajaan Hearts. Jest, nama Joker tersebut, bukan saja berhasil memikat Katherine, namun juga memiliki misi misterius yang ia bawa dari tempat asalnya, Chess.

Segala intrik di Hearts dan Chess ini, ditambah dengan kehadiran para karakter yang terasa familiar dari kisah Wonderland, namun sekaligus juga menyegarkan karena memiliki detail cerita yang belum pernah kita dengar sebelumnya, merupakan daya tarik utama Heartless.

Bagaimana asal usul kemunculan Cheshire Cat, mengapa Mad Hatter menjadi gila, siapa sebetulnya si Caterpillar, dan yang paling penting: apa yang membuat Queen of Hearts menjadi sosok yang kejam?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan cerdas oleh Marissa Meyer, dan harus diakui, dengan cukup memuaskan, bahkan bagi para pencinta kisah Wonderland seperti saya, yang awalnya cukup khawatir Meyer akan mengobrak-abrik realm ini seperti Tim Burton dengan film-filmnya.

Alih-alih memaksakan retelling yang dibuat-buat atau justru mencontek kisah Wonderland dengan klise, Heartless malah berhasil membawa atmosfer realm Wonderland ke dalam kisah yang menyegarkan, tak terduga, namun sekaligus juga membuat pembaca bernostalgia.

Bahkan bagi non-YA lover seperti saya, kisah Heartless dengan segala romansnya ini masih bisa dinikmati dengan enak. Apalagi, Katherine untungnya bukanlah tipikal damsell in distress yang menyebalkan, namun merupakan karakter heroine kuat yang membuat kita mudah bersimpati padanya.

Alice Retellings

Thanks to Marisa Meyer, saya jadi cukup penasaran dengan buku-buku lain yang sebelumnya sudah mendahului Heartless, yaitu melakukan retelling kisah Alice in Wonderland dari beragam sudut pandang.

Beberapa sumber yang sempat saya baca antara lain ini, ini, dan ini, semuanya memberikan rekomendasi yang serba seru.

Berikut ini adalah buku-buku yang kerap kali disebut di daftar-daftar tadi dan membuat saya penasaran.

Alice (Christina Henry), bercerita tentang nasib Alice setelah kembali dari Wonderland sebagai perempuan yang menderita kelainan jiwa, dan perjuangannya untuk membalaskan dendam pada kuasa jahat yang sudah membuatnya seperti ini. Sepertinya dari semua retelling, yang satu ini termasuk yang paling gelap dan dewasa.

The Looking Glass Wars trilogy (Frank Beddor)– Alyss adalah princess of Wonderland yang harus menghadapi tantenya yang jahat, Aunt Redd, yang ingin merebut kekuasaan dari keluarganya. Alyss melarikan diri dan terdampar di Victorian London, tidak sadar bahwa petualangan yang menantinya di sana ternyata tak kalah berbahaya! Oiya, di sini Hatter berperan sebagai bodyguard Alyss dan sepertinya dibuat menjadi sosok yang super cool 🙂

After Alice (Gregory Maguire) – Gregory Maguire adalah jagonya retelling, dan ternyata ia juga sudah pernah menulis ulang kisah Alice- kali ini diceritakan dari sudut pandang Ada, sahabat Alice yang terdampar ke Wonderland dan bertekad untuk membawa pulang Alice. Surprisingly, though, rating buku ini di Goodreads ternyata lumayan jelek (2.78 saja).

Hatter (Daniel Coleman)– cocok untuk penggemar Mad Hatter karena buku ini mengangkat background story si pembuat topi yang nyentrik ini. Yang lebih seru, di sini Hatter datang sebagai penyelamat Wonderland dari kehancuran!

 

Submitted for:

Category: A book about a villain or antihero

Advertisements