Tags

, , , , , , , , , , ,

Judul: The Bat

Penulis: Jo Nesbo

Penerbit: Vintage (2013, first published 1997)

Halaman: 425p

Beli di: Better World Books (USD 6.98 disc 20%)

Detektif Harry Hole datang jauh-jauh dari Norwegia ke Sydney untuk menyelidiki pembunuhan seorang gadis Norwegia. Harry menjadi anggota kehormatan tim polisi Sydney yang bertugas menyelidiki kasus tersebut. Penyelidikan membawa mereka pada kemungkinan bahwa pembunuhan ini merupakan hasil tangan dingin pembunuh berantai.

Harry, dibantu oleh rekannya yang juga keturunan Aborigin, Andrew Kensington, terseret masuk ke dalam lika-liku dunia gelap Sydney, termasuk perdagangan narkoba, pelacuran, hingga konflik rasial dengan kaum Aborigin. Namun ternyata kasus pembunuhan yang mereka tangani menyimpan rahasia besar yang lebih kelam dari yang dibayangkan.

Ini adalah pengalaman pertama saya membaca petualangan Harry Hole, sekaligus berkenalan dengan Jo Nesbo. Hampir semua sumber yang saya mintakan rekomendasi buku Nordic Noir (yang saya baca sebagai bagian Popsugar Reading Challenge) menyarankan saya membaca karya Jo Nesbo, the King of Nordic Noir.

Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan genre Nordic Noir, kisah misteri/thriller karya para penulis Skandinavia. Kesan yang biasanya saya dapat: kisahnya kelam, lambat, dengan adegan gory yang cukup eksplisit, serta unsur kekejaman yang terlalu diekspos. Saya bahkan tidak melanjutkan membaca The Girl with the Dragon Tattoo yang saya nilai tidak sesuai ekspektasi saya.

Bagaimana dengan Harry Hole?

Well, kesan saya masih mirip sih, sebetulnya. Alur yang lambat dan berkesan muter-muter, tokoh detektif misterius dengan masa lalu kelam (yang cukup klise), serta twist yang agak terlalu dipaksakan, membuat saya tidak bisa memberikan lebih dari 3 bintang pada buku ini. Kisahnya tersendat-sendat dan bahkan agak kehilangan arah di bagian pertengahan buku. Setting Australia yang dipilih untuk kisah debut Harry Hole juga agak aneh, karena pembaca seolah tidak diberi kesempatan untuk mengenal Harry di habitat aslinya, dan membiasakan diri dengan kondisi Norwegia- kita malah tiba-tiba dijerumuskan ke setting Australia yang sama sekali berbeda, dan berusaha memahaminya dari sudut pandang orang Norwegia yang sebetulnya juga terasa asing (at least bagi pembaca non Skandinavia).

Tapi dari beberapa review dan komentar yang saya baca, rupanya beberapa buku awal Harry Hole memang lebih lambat dan tidak seseru buku-buku setelahnya. Bahkan ada penggemar Jo Nesbo yang menyarankan saya untuk langsung loncat ke beberapa buku berikutnya  dan tetap bertahan hingga kisah-kisah Hole yang terbaru, yang dinilai jauh lebih seru dan penulisannya juga lebih memikat.

Jadi… saya memutuskan untuk bertahan dulu dengan Harry- saya sudah memesan buku kedua- apalagi saya lumayan suka juga dengan si tokoh detektif mellow yang satu ini. Mari kita lihat apakah opini para pembaca lain terbukti sama dengan saya!

Nordic Noir

Nordic Noir, atau Scandinavian Noir, adalah subgenre crime fiction yang ditulis dari sudut pandang polisi. Gaya bahasanya simpel, dengan setting lansekap yang suram dan mood yang gelap serta penuh konflik moral. Genre ini difokuskan pada ketegangan antara kondisi sosial yang tenang dan datar di Skandinavia, dengan pembunuhan, kejahatan sadis, perkosaan dan rasisme yang berada di bawah permukaannya. Genre ini bisa dibilang cukup kontras dengan gaya whodunit klasik misteri pembunuhan ala Inggris.

Jo Nesbo dan Harry Hole

Jo Nesbo adalah salah satu penulis yang mempopulerkan genre Nordic Noir, terutama lewat serial Harry Hole yang hingga tahun 2017 sudah mencapai jilid ke-11. Meski di buku-buku awal Harry Hole tidak terlalu mendapat sambutan yang antusias, namun kini ia dianggap sebagai salah satu ikon detektif polisi Skandinavia yang legendaris dan selalu ditunggu-tunggu petualangan terbarunya. Untungnya, Nesbo merupakan penulis yang cukup produktif dan kisah serial Harry Hole diterbitkan rata-rata setiap 2 tahun.

Submitted for:

Category: Nordic noir

 

 

 

 

Advertisements