Tags

, , , , , ,

Judul: How To Look for a Lost Dog

Penulis: Ann M Martin

Penerbit: Usborne Publishing (2016)

Halaman: 234p

Beli di: The Book Depository (IDR 105,294)

Rose tinggal bersama ayahnya, Wesley Howard, di sebuah kota kecil di New York. Ibu Rose pergi meninggalkan mereka saat Rose masih kecil, dan Rose yang memiliki sindrom Asperger harus berusaha keras untuk tidak memancing kemarahan ayahnya yang bertemperamen tinggi. Untunglah ada Uncle Weldon, paman Rose yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, dan selalu bersedia untuk menghabiskan waktu dengan Rose.

Suatu hari ayah Rose membawa pulang seekor anjing telantar yang Rose beri nama Rain. Rose amat bahagia karena kini ia memiliki teman bermain yang setia menemaninya ke manapun, bahkan Rain kerap menyambutnya sepulang dari sekolah.

Namun badai besar yang menyerang kota kecil mereka menimbulkan tragedi menyedihkan bagi Rose: Rain hilang! Dan banjir yang terjadi akibat badai membuat Rose dan ayahnya terisolasi dari dunia luar karena jembatan dekat rumah mereka amblas. Rose yang panik karena ayahnya tampak tak bisa berbuat apa-apa, akhirnya menyusun rencana untuk mencari Rain, dengan mendaftar tempat-tempat yang mungkin menampung anjing tersesat, meski itu berarti ia harus keluar dari comfort zone nya dan berbicara dengan orang-orang yang tidak ia kenal, sesuatu yang amat ia takuti.

Penyelidikan Rose membawanya ke suatu fakta yang lebih mengejutkan tentang Rain, yang mengancam persahabatan mereka dan membuatnya mungkin kehilangan anjing yang disayanginya itu.

Ann M Martin seperti biasa mampu meramu kisah yang sederhana dengan begitu memukau dan menyentuh. Menggabungkan unsur persahabatan antara anak perempuan yang memiliki sindrom Asperger dengan seekor anjing misterius, kisah Rose dan Rain dijamin akan membuat haru-biru, terutama untuk mereka yang menyukai cerita tentang binatang. Mau tidak mau saya jadi bersimpati pada Rose, karakter yang mudah disukai tapi tidak melodramatis dengan kekurangannya, dan berharap ada happy end untuknya dan Rain.

Martin sendiri menulis buku ini untuk mengenang anjingnya Sadie, jadi memang terasa sekali sentuhan personal dalam buku ini. Satu lagi yang unik adalah hobi Rose mengumpulkan kata-kata yang memiliki homonim, dan ini menjadi sempalan topik yang menyenangkan terutama untuk anak-anak yang ingin memperkaya vocabularynya.

Submitted for:

Kategori Children Literature