Tags

, , , , ,

Judul: Uncommon Type: Some Stories

Penulis: Tom Hanks

Penerbit: Alfred A. Knopf (2017, First Edition)

Halaman: 405p

Beli di: Periplus.com (IDR 165k)

Seorang pria memutuskan untuk menjalin hubungan percintaan dengan sahabatnya, namun tidak menyangka akan mengalami hari-hari paling melelahkan sepanjang hidupnya akibat gaya hidup si perempuan yang sangat aktif. Seorang veteran perang melakukan percakapan malam Natal dengan mantan rekan seperjuangannya. Seorang aktor bau kencur terkagum-kagum dengan kemewahan tur film laris perdananya. Empat sahabat melakukan perjalanan gila mengelilingi bulan. Seorang single mother pindah ke rumah baru dan merasa tidak nyaman dengan si tetangga sebelah. Seorang anak laki-laki memergoki ayahnya berselingkuh. Perjuangan seorang gadis di kota New York untuk menjadi bintang terkenal ternyata membutuhkan usaha ekstra. Sebuah akhir pekan ulang tahun membawa berbagai kejutan yang tak terduga. Permainan boling mengubah hidup seorang pria menjadi bintang televisi karbitan.

Itu adalah sebagian dari cerita pendek yang ditulis oleh the one and only Tom Hanks. Seperti komentar aktor dan komedian Steve Martin di bagian belakang sampul buku:

“It turns out that Tom Hanks is also a wise and hilarious writer with an endlessly surprising mind. Damn it.”

And I couldn’t agree more!

Awalnya sempat agak waswas saat membuka halaman pertama buku ini, karena saya takut Tom Hanks akan menulis kisah-kisah membosankan yang pretensius, atau malah membuat pembaca malu saking garingnya. Bukannya apa-apa, di tengah gempuran berita buruk aktor-aktor Hollywood belakangan ini, Tom Hanks adalah satu dari segelintir aktor yang namanya masih tetap bersih, reputasinya tampak baik-baik saja sebagai superstar yang amat down to Earth dan memiliki rumah tangga damai bersama sang istri yang juga cool, Rita Wilson. Dan saya menyukai hampir semua film-film Hanks, belum lagi twit atau instagram nya yang serba quirky. Intinya, saya ngefans dengan Tom Hanks dan khawatir buku ini akan mengubah pandangan saya tentang dirinya.

Untunglah kekhawatiran tadi tidak beralasan, karena ternyata saya menikmati seluruh cerita-cerita pendek yang ditulis Hanks. Hanks tetap hadir dengan gayanya yang humble, humornya yang witty dan charming, dan kesederhanaan kisah yang kebanyakan diambil dari hidup sehari-hari.

Favorit saya adalah beberapa kisah dengan tokoh empat sahabat yang sama, yang menjalani kehidupan mereka dengan santai meski banyak mengalami kejadian-kejadian tidak biasa. Di sini Hanks menggunakan sudut pandang orang pertama, yang entah kenapa mengingatkan saya akan sosok Hanks sendiri atau beberapa perannya sebagai laki-laki humoris ala film You’ve Got Mail atau Sleepless in Seattle. Yang paling kocak adalah Steve Wong is Perfect yang bercerita tentang bakat tersembunyi Steve Wong bermain boling dan bagaimana hal tersebut mengubah hidupnya dan hidup sahabat-sahabatnya.

Hanks juga bermain-main dengan format penulisan yang beragam tanpa terkesan jadi pretensius. Ada yang berupa script play, ada yang mengambil unsur fantasi dan science fiction, ada juga yang lebih seperti kisah drama klasik era tahun 50an. Hanks tidak memberikan setting waktu yang spesifik untuk setiap kisahnya, namun nuansa yang diperoleh dengan sendirinya memberikan kesan tertentu bagi pembaca.

Yang juga unik tentang buku ini tentu saja kehadiran mesin tik, cameo yang selalu tampil di hampir semua cerita. Hanks memang mengetik setiap kisah di sini dengan mesin tik berbeda-beda, diambil dari koleksinya yang ekstensif. Dan serunya, mesin tik yang ia gunakan selalu hadir, baik dalam bentuk foto di awal cerita, atau disebut secara sambil lalu maupun secara mencolok dalam kisah-kisahnya.

These Are the Meditations of My Heart merupakan surat cinta Hanks pada mesin tik, karena tema utama kisahnya memang tentang seorang perempuan yang membeli mesin tik bekas secara impulsif dan kesulitannya untuk menggunakan alat tersebut. Charming dan melankolis.

Tom Hanks adalah seorang pencerita yang baik, dan sama seperti saya tidak ingin ia berhenti berakting, kini saya juga tidak mau ia berhenti menulis!

Submitted for:

Category: A book that’s published in 2017

Kategori Debut Authors

 

 

Advertisements