Tags

, , , , , , ,

Judul: The Nest

Penulis: Cynthia D’Aprix Sweeney

Penerbit: Harper Avenue (2016 Canadian Edition)

Halaman: 353p

Beli di: Periplus Plaza Senayan (IDR 238k)

Keluarga Plumb memiliki simpanan yang diberi nama The Nest, yang ditinggalkan oleh ayah mereka sebagai trust fund dan bisa dicairkan saat anak termuda keluarga tersebut, Melody, berusia 40 tahun. Meski berawal dari jumlah yang kecil, ternyata The Nest membengkak menjadi jumlah yang signifikan, terlebih setelah ayah anak-anak Plumb meninggal dunia.

Sepeninggal ayah mereka, setiap anak keluarga Plumb merasa aman dengan masa depan karena ada The Nest yang bisa menjamin hidup mereka, hari tua mereka bahkan menyelesaikan segala masalah keuangan mereka.

Anak-anak Plumb memiliki masalah masing-masing: Melody dengan cita-citanya menyekolahkan kedua putri kembarnya di universitas terbaik, sementara masih ada cicilan rumah yang mencekiknya dan suaminya pun tidak punya penghasilan besar. Jack, anak laki-laki keluarga Plumb terjebak dalam masalah hutang piutang karena usaha barang antiknya tidak berjalan baik. Ia berhutang tidak sepengetahuan suaminya, Walker. Sedangkan Bea, anak yang tadinya memiliki potensi menjadi penulis berbakat, sedikit demi sedikit semakin menghilang di latar belakang dengan novelnya yang tak kunjung selesai.

Menjelang ulang tahun Melody dan dicairkannya The Nest, terjadi tragedi menyangkut anak tertua Plumb, Leo, yang memaksa The Nest untuk dikorbankan dan terancam musnah. Apakah Leo bisa membantu menyelamatkan The Nest atau ia malah menjadi sumber kekacauan bagi keluarganya? Bagaimana nasib anak-anak Plumb dengan masa depan mereka yang tampak penuh masalah?

The Nest adalah buku debut Cynthia D’Aprix Sweeney yang dieksekusi dengan baik. Kisahnya sangat enak untuk diikuti, dan penggambaran karakternya dilakukan dengan piawai, sehingga kita bisa merasa seolah sudah ikut mengenal mereka. Dan meskipun semua anak keluarga Plumb memiliki kelemahan masing-masing, saya malah merasa semakin relate dengan mereka.

Sweeney merupakan pencerita yang baik, yang mampu membuat kisahnya mengalir lancar, ditambah dengan setting kota New York yang dibuat dengan meyakinkan. Karakter favorit saya adalah Jack yang membuat saya selalu berharap cemas apakah ia akan memperoleh happy endingnya.

Satu lagi yang saya suka adalah kompleksnya masalah keluarga yang diceritakan di buku ini, yang memang sangat Amerika banget tapi tetap asyik untuk diikuti. Selain masalah keuangan, ada isu tentang identitas, orientasi seksual, mengejar mimpi, hubungan antar saudara, hubungan antara anak dan orang tua, dan banyak hal lainnya yang semakin menambah juicy buku ini.

Endingnya juga dibuat sangat realistis meski cukup heartbreaking 🙂 Recommended read!

Submitted for:

Kategori: Award Winning Book