Tags

, , , , ,

Judul: Kumpulan Dongeng Binatang 1

Penulis: Anne-Marie Dalmais

Ilustrator: Benvenuti

Penerjemah: Listiana

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2009, cetakan kedua belas)

Halaman: 136p

Beli di: Bukabuku.com (IDR 50k)

Kumpulan Dongeng Binatang adalah salah satu buku favorit saya sejak kecil. Ilustrasi dengan warna menarik, kisah singkat dengan tokoh-tokoh binatang, dan terjemahan yang enak dibaca, adalah beberapa daya tarik buku ini yang tidak lekang oleh waktu.

Beranjak dewasa, buku ini sempat terlupakan dan menghilang. Saya baru mengingatnya kembali saat sedang hamil Yofel, dan berniat mengumpulkan buku-buku favorit saya untuk modal diwariskan pada Yofel. Untungnya saat itu saya berhasil memperoleh buku ini di toko buku online Bukabuku.com, termasuk jilid yang kedua.

Namun kesempatan untuk membacanya ulang bersama Yofel baru datang akhir-akhir ini, itupun agak sulit karena Yofel tidak terlalu tertarik dengan kisah-kisah seperti yang terdapat di Kumpulan Dongeng Binatang ini.

Yofel lebih menyukai buku-buku ensiklopedia, pengetahuan, science dan sejenisnya, terutama yang dipenuhi fakta-fakta aneh atau humor yang hilarious. Dia penggemar dinosaurus, binatang mengerikan, games semacam Minecraft dan Grotopia, serta segala hal yang lebih berbau-bau “anak cowok”. Pupus sudah harapan saya untuk menjadikannya kutu buku pencinta kisah-kisah seru favorit saya.

Tapi untungnya, Yofel masih mau juga membaca Kumpulan Dongeng Binatang 1 bersama saya- meski dengan agak tersendat-sendat. Beberapa kisah favoritnya misalnya Hujan dan Panas, yang bercerita tentang persahabatan tiga ekor kucing dan tiga ekor katak, yang seringkali bertengkar bila menyangkut cuaca, lalu ada juga kisah Kaki Gajah, tentang Mot Monyet yang penasaran bagaimana Bona Gajah bisa menulis dengan kakinya yang luar biasa besar, serta cerita Panda, yang merupakan picky eater (ha! Sama banget dengan Yofel).

Saya sendiri jadi bernostalgia lagi dengan kisah-kisah di buku ini, yang masih terasa sama menyenangkannya dengan ketika saya membacanya saat kecil dulu. Dan luar biasanya, mungkin karena buku ini adalah salah satu favorit saya sejak kecil, banyak cerita yang masih melekat erat di ingatan saya. Terutama kisah-kisah yang memiliki pesan moral yang jelas. Misalnya saja Badak dan Labah-labah, tentang seekor badak yang takut banget dengan labah-labah, padahal sebenarnya tidak ada yang perlu ditakuti dari makhluk kecil itu (agak ironis karena sampai sekarang saya sendiri masih takut labah-labah, haha). Lalu ada kisah Pesolek, tentang Sisi si jerapah yang saking senangnya memakai kalung, suatu hari memutuskan memakai semua kalung di lehernya yang panjang, dan jadi menyesal sendiri karena seharian itu lehernya jadi kram. Dan ada kisah Bona Tak Suka Matematika, tentang Bona yang merasa bahwa matematika iu sangat sulit, padahal itu karena ia butuh kaca mata untuk bisa membaca soal dengan jelas di papan tulis.

Semua kisah-kisah dalam buku ini terasa amat sederhana tapi mengena. Tidak secanggih buku-buku cerita zaman sekarang dengan ilustrasi mewah dan plot yang rumit, tapi kebersahajaan kumpulan dongeng ini lebih terasa abadi.

Yang juga saya kagumi adalah sang penerjemah berhasil menerjemahkan beberapa sajak dan puisi dalam buku ini, sehingga maknanya tidak berubah namun tetap memiliki rima yang pas. Dulu saya tidak terlalu berpikir tentang penerjemahan buku ini, tapi sekarang saya baru sadar kalau pekerjaan menerjemahkan puisi atau sajak anak bukanlah hal mudah, dan Ibu Listiani berhasil melakukannya dengan baik.

Satu hal yang saya baru sadar adalah ada penggunaan beberapa kata yang lumayan mengagetkan juga unuk konteks anak-anak, seperti Goblok dan Tolol dalam bentuk umpatan. Tapi sebenarnya sih nggak masalah ya, buktinya saya sendiri tidak menyadari adanya kata-kata ini, dan bagian tersebut tidak melekat di ingatan saya 😀

Yang pasti, Kumpulan Dongeng Binatang tetap saya rekomendasikan untuk semua anak (dan yang masih berjiwa muda! yeay). Dan saya tidak sabar untuk membaca Kumpulan Dongeng Binatang 2 bersama Yofel, semoga tidak terlalu susah membujuknya ya 😄

Submitted for:

Category: A book you loved as a child

Kategori: Children Literature

 

Advertisements