Tags

, , , , , , , , ,

Judul: Hallowe’en Party (Pesta Hallowe’en)

Penulis: Agatha Christie

Penerjemah: Ny. Suwarni

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2007)

Halaman: 343p

Beli di: @HobbyBuku (bagian dari bundel Agatha Christie)

Poirot dan Mrs. Oliver merupakan kombinasi yang selalu seru. Poirot dengan kerapian dan metodenya, serta Mrs. Oliver yang cerdas tapi kacau – what’s not to love about them?

Tak terkecuali di Hallowe’en Party, atau yang diterjemahkan oleh Gramedia sebagai “Pesta Hallowe’en”. Mrs. Oliver, si penulis kisah misteri terkenal, diundang oleh temannya, Mrs. Butler, untuk menginap di Woodleigh Common, kota kecil yang tidak begitu jauh dari London. Di sana, ia ikut serta dalam persiapan Pesta Hallowe’en, yang diselenggarakan di rumah Mrs. Drake. Pesta ini dibuat untuk anak-anak usia 11 tahun ke atas, dengan berbagai permainan tradisional yang menarik.

Di tengah persiapan tersebut, pembicaraan beralih ke masalah pembunuhan (karena Mrs. Oliver adalah penulis kisah pembunuhan), dan salah seorang anak yang bernama Joyce Reynolds, berkisah kalau ia pernah menyaksikan pembunuhan. Tidak ada yang percaya dengan bualan Joyce (yang memang terkenal suka membual). Namun saat pesta selesai dilangsungkan malam harinya, Joyce ditemukan sudah meninggal – ditenggelamkan di dalam ember yang berisi apel terapung yang menjadi bagian dari permainan Hallowe’en.

Mrs. Oliver menganggap kasus ini sebagai serangan pribadi bagi dirinya. Bukan saja terbunuhnya Joyce disebabkan karena bualannya pada Mrs. Oliver, namun cara pembunuhnya beraksi – menggunakan ember berisi apel!!- sangat menyinggung Mrs. Oliver, yang amat menggemari apel dan menjadi trauma dengan makanan favoritnya itu.

Mrs. Oliver segera menghubungi temannya, Hercule Poirot, yang tentu saja memenuhi permintaannya dan datang ke Woodleigh Common. Dibantu juga oleh rekannya, pensiunan Scotland Yard yang juga menetap di kota tersebut, Inspektur Spence, Poirot memulai penyusuran jejaknya. Bukan saja mencari pembunuh Joyce- tapi juga mengungkit kasus-kasus pembunuhan masa lalu di daerah itu untuk mengusut pembunuhan manakah yang pernah dilihat oleh Joyce? Atau… benarkah ada pembunuhan yang pernah dilihat oleh Joyce?

Pesta Hallowe’en merupakan salah satu kisah klasik ala Agatha Christie- setting di kota agak kecil, pembunuhan akibat kasus masa lalu, Poirot yang mengusut sana-sini dan tentu saja, beragam karakter kota kecil yang semuanya tampak mencurigakan. Twist di bagian endingnya lumayan mengejutkan, meski mungkin agak bisa tertebak untuk yang sudah biasa bergaul dengan misteri ala Agatha. Tapi memang ada satu unsur twist yang sepertinya agak terlalu dipaksakan – seperti biasa, Agatha Christie sering tidak tahan untuk tidak menambahkan detail melodramatis di bagian akhir kisah, di mana Poirot dengan sambil lalu mengungkap satu fakta mengejutkan yang terlalu luar biasa, tidak ada hubungannya dengan kasus yang ditangani, tapi tetap saja meninggalkan kesan mendalam (yang kadang menyebalkan) terhadap pembaca ๐Ÿ˜€

Kisah ini bukan yang terbaik dari Poirot, tapi cukup decent- porsi penyelidikan Poirot lumayan banyak, dan diseimbangkan dengan peran Mrs. Oliver. Alasan pembunuhannya- meski agak berlebihan, juga masih bisa dimaklumi.

Satu hal yang saya agak tidak suka adalah cover edisi Gramedia yang saya baca kali ini. Cover versi warna monokrom ini memang bukan favorit saya dari Gramedia, karena seringkali kurang bisa mewakili isi bukunya. Bahkan kadang, unsur yang diambil di cover sebenarnya malah bisa menjadi spoiler. Saya lebih suka cover abstrak warna-warni (edisi setelahnya), atau cover versi hitam yang jaman dulu banget.

Ini versi edisi bahasa Inggris yang klasik tapi mengena menurut saya

Nah ini edisi Gramedia jadul. Lucu sih.. tapi saya suka kumis Poirot di sini haha

Submitted for:

Category: A book set around a holiday other than Christmas

Kategori: Lima Buku dari Penulis yang Sama (1)

Advertisements