Tags

, , , , , , ,

nightingaleJudul: The Nightingale

Penulis: Kristin Hannah

Penerbit: Pan Books (2015)

Halaman: 440p

Beli di: Big Bad Wolf (IDR 60k, bargain price!)

Vianne dan Isabelle adalah kakak beradik yang telah mengalami masa-masa suram sejak mereka masih kecil. Ibu mereka meninggal karena sakit, dan Ayah mereka -yang sejak pulang dari Perang Dunia I sudah depresi- mengirim mereka tinggal di desa kecil bersama seorang kerabat (yang tidak suka anak kecil).

Vianne menikah muda dengan Antoine namun terus mengalami keguguran sehingga dalam kesedihannya, ia mengabaikan Isabelle, yang akhirnya disekolahkan di sekolah berasrama dan menjadi anak bandel yang kurang perhatian.

Dalam perbedaan mereka, ikatan persaudaraan tetap ada, meski ditutupi oleh berbagai tragedi dan masalah keluarga. Namun, Perang Dunia II yang melanda Prancis lah yang akhirnya kembali membawa mereka bersama lagi.

Antoine dikirim ke medan perang dan Isabelle yang tadinya tinggal di Paris disuruh oleh ayah mereka berangkat ke desa Vianne untuk membantu kakaknya tersebut. Namun, Isabelle yang berjiwa pemberontak yakin, ia bisa melakukan sesuatu dalam perang ini daripada sekadar tunduk ketakutan dengan para Nazi yang berkeliaran di desa mereka. Pertemuan dengan seorang laki-laki misterius membawa Isabelle mengenal kaum Resistance atau pemberontak, yaitu sekelompok pejuang yang bergerilya melawan pendudukan Nazi di Prancis. Dari sinilah Isabelle mendapat julukan The Nightingale.

Vianne sendiri, bersama anaknya Sophie, berusaha bertahan hidup dalam tekanan Nazi di desa mereka, bahkan seorang tentara Jerman memaksa untuk menumpang di rumah mereka, sehingga setiap hari rasanya seperti neraka. Ditambah lagi, sahabat baik Vianne adalah perempuan Yahudi yang nyawanya terancam seiring kegilaan Hitler membantai kaum tersebut di seluruh Eropa.

Dan dalam peranglah, hubungan persaudaraan Vienne dan Isabelle diuji, dan mereka menyadari kalau ternyata mereka tidak terlalu berbeda.

The Nightingale adalah buku Kristin Hannah pertama yang pernah saya baca dan saya cukup menikmatinya. Penuturannya sangat enak diikuti, dengan porsi yang cukup seimbang antara unsur drama keluarga, action dan adegan mencekam, fakta-fakta sejarah dan kengerian perang, serta sedikit romance yang masih bisa dimaklumi tanpa berkesan cheesy.

Saya sendiri sangat suka dengan karakter Vianne dan Sophie- meski porsi mereka agak lebih sedikit dibandingkan porsi sang Nightingale, Isabelle, yang menjadi pahlawan perang Prancis akibat tindakan heroiknya di kelompok Resistance. Vianne memberikan kesejukan dalam buku yang cukup membuat depresi ini, dan hubungannya dengan tentara Nazi yang bermukim di rumahnya menyajikan konflik lain yang menunjukkan kompleksitas perang dan pengaruhnya terhadap setiap orang yang terlibat.

Ending di buku ini membuat sesak napas dan sangat menghantui. Tragis namun pas. Menyedihkan namun perlu. Dan sesuai dengan tone keseluruhan isi buku ini.

Saya bahagia karena setelah melihat list buku karya Kristin Hannah, masih sangat banyak judul yang bisa saya eksplor 🙂