Tags

, , , , ,

circus mirandusJudul: Circus Mirandus

Penulis: Cassie Beasley

Penerbit: Chicken House (2015)

Halaman: 295p

Beli di: Book Depository (IDR 115k)

Buku tentang sirkus selalu membuat saya penasaran. Meski kini semakin banyak kontroversi mengenai hubungan antara sirkus dan hak-hak binatang, saya tetap merasa sirkus merupakan bagian dari imajinasi yang tak terpisahkan dengan masa kecil.

Circus Mirandus berkisah tentang sebuah sirkus misterius dan ajaib, yang selalu berpindah-pindah, dan ajaibnya hanya bisa dilihat dan dikunjungi oleh anak-anak saja. Itupun biasanya adalah anak-anak yang memang terpilih karena berbagai alasan.

Grandpa Ephraim, kakek Micah, adalah salah satu anak beruntung yang pernah berkunjung ke Circus Mirandus saat masih kecil dulu, di tengah hidupnya yang suram pada saat Perang Dunia sedang berkecamuk. Grandpa senang sekali menceritakan kisah ini pada Micah, dan membuat Micah selalu bermimpi dan berharap dapat mengunjungi Circus Mirandus suatu hari nanti.

Satu hal yang paling berkesan bagi Grandpa Ephraim adalah pertemuannya dengan The Lightbender, sosok misterius yang memiliki kekuatan magis dan berhasil memukau Grandpa lewat pertunjukannya yang spektakuler. Dan di pertemuan terakhirnya, Lightbender berjanji akan memberikan satu keajaiban apapun yang diinginkan oleh Grandpa, satu hal yang terus diingat dan disimpan Grandpa sampai ia tua.

Dan kini, Grandpa Ephraim sedang sakit keras, Micah terpaksa berada di bawah kekuasaan Aunt Gertrudis yang kejam, dan satu-satunya cara untuk menyelamatkan Grandpa adalah dengan menagih keajaiban dari Lightbender. Namun apakah benar semudah itu untuk mencari Circus Mirandus dan bertemu dengan Lightbender? Micah tak peduli semustahil apapun kelihatannya, ia bertekad akan memaksa Lightbender mengabulkan keajaiban yang dijanjikannya pada Grandpa- meski itu berarti ia harus menempuh cara-cara yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Circus Mirandus adalah jenis buku fantasi anak-anak yang menghangatkan hati, bukan saja karena settingnya yang begitu imajinatif: sirkus misterius, pertunjukan spektakuler, karakter yang quirky dan nyentrik- tapi juga mengandung pesan-pesan penting tentang magic, miracle, and faith. Kadang-kadang, keajaiban yang kita minta tidak selalu yang terbaik- tapi bukan berarti juga kita harus berhenti percaya pada keajaiban.

Membaca buku seperti Circus Mirandus selalu mengingatkan saya bahwa menjadi dewasa bukan berarti harus berhenti berimajinasi- karena kadang kita lupa, hal-hal paling berharga tidak selalu datang dalam bentuk nyata seperti uang, pekerjaan atau jabatan. Circus Mirandus- dengan segala kesederhanaan penuturannya yang tetap membuat saya betah membacanya- adalah satu dari banyak alasan mengapa saya selalu menjadikan buku anak-anak sebagai salah satu bacaan wajib saya.

Other Circus Books?

A vector illustration of a circus background

Tema tentang sirkus selalu menarik bagi saya, dan di bawah ini adalah beberapa buku bertema sirkus- baik untuk anak-anak maupun dewasa- yang berhasil memikat hati saya.

The Night Circus (Erin Morgenstern)

Buku ini memang romancenya agak berbau-bau Twilight, tapi settingnya benar-benar memicu imajinasi deh. Sirkus misterius yang hanya buka di waktu malam? Atraksi yang penuh keajaiban demi keajaiban? Dua magician yang berkompetisi membuat sirkus paling hebat? Semua formulanya lengkap, ditambah dengan gaya bahasa yang lirikal. Tak heran jadi bestseller di mana-mana.

Water For Elephants (Sara Gruen)

Baru sadar kalau belum pernah review buku ini di blog, mungkin sudah saatnya membaca ulang🙂 Tidak seperti kisah sirkus pada umumnya, Water for Elephants lebih menekankan unsur historis dibandingkan fantasi, meski unsur romancenya masih tetap kental. Yang pasti, kisahnya memang membuat haru biru, jadi siap-siap tissue ya!

Lima Sekawan: Sirkus Misterius (Enid Blyton)

Petualangan Lima Sekawan memang aneh-aneh, dari yang mulai di pulau terpencil sampai mencari harta karun tersembunyi. Tetapi salah satu favorit saya adalah petualangan mereka dengan sebuah sirkus misterius yang terdiri dari sekelompok orang unik dan nyentrik. Ditambah lagi dengan kehadiran Utik si bandel teman mereka, petualangan terakhir di serial ini menjadi salah satu yang paling seru.

The Ringmaster’s Daughter (Jostein Gaarder)

Kisah di dalam kisah, menjadikan buku ini agak rumit untuk dinikmati. Namun setting sirkus yang menjadi inti cerita, sekaligus misteri antara manager sirkus dengan anaknya, si pemain trapeze. Sirkusnya sendiri tidak terlalu istimewa, tidak ada unsur fantasi yang memukau, tetapi jalinan kisahnya cukup menarik untuk diikuti.