Tags

, , , , , , ,

wednesday warsJudul: The Wednesday Wars

Penulis: Gary D. Schmidt

Penerbit: Sandpiper Books (2007)

Halaman: 264p

Part of: bundle Newbery (Bookdepository USD 25)

Ada buku-buku yang kita baca dengan ekspektasi tinggi, tapi diakhiri dengan perasaan kecewa. Namun ada juga buku-buku yang kita baca tanpa ekspektasi- dan ternyata resmi menambah daftar buku favorit kita!

Syukurlah, The Wednesday Wars masuk ke kategori kedua. Saya membacanya tanpa ekspektasi terlalu tinggi- selain cap Newbery Honor (tahun 2008) di sampul depannya -dan mendapat pengalaman yang sangat menyenangkan bersama karakater-karakternya.

Holling Hoodhood merasa kalau wali kelasnya di kelas 7, Mrs. Baker, tidak menyukainya. Kenapa? Tidak jelas juga alasannya, tapi yang pasti Holling selalu kena sasaran kesinisan atau kekejaman Mrs. Baker. Well, kejam menurut Holling, setidaknya. Hal ini diperparah juga karena setiap hari Rabu siang, saat teman-teman sekelasnya yang beragama Katolik pergi ke gereja untuk pelajaran katekisasi, sedangkan yang Yahudi pergi ke sinagoga untuk persiapan bar mitzvah, Holling harus tinggal di kelas bersama Mrs. Baker karena ia satu-satunya murid yang menganut aliran Presbyterian.

Awalnya, hari-hari Rabu selalu menyiksa dan diisi dengan perseteruan diam-diam antara Holling dan Mrs. Baker, namun perlahan-lahan tumbuh semacam hubungan persahabatan di antara guru dan murid ini. Mrs. Baker memperkenalkan Holling pada Shakespeare, dan Holling menemukan passionnya yang lain, berlari, juga karena bantuan Mrs. Baker.

Kisah sederhana ini menjadi lebih berkesan karena berlatar belakang Perang Vietnam di tahun 1967, dan saat itu, banyak opini mengenai perang tersebut dari para penduduk di kota kecil Long Island tempat Holling tinggal. Ada kakak Holling yang terpengaruh gerakan hippies, ada Mrs. Baker dan guru-guru lain di sekolah Holling yang suaminya dikirim ke medan perang, serta ada juga teman sekelas Holling, anak perempuan dari Vietnam yang menjadi refugee di Amerika.

Meski simple, The Wednesday Wars menjadi sangat menarik karena disajikan dengan lengkap: karakter yang membumi, jalan cerita yang realistis, dan humor di sana-sini yang diselingi oleh beberapa adegan mengharukan. Pokoknya benar-benar pas untuk ukuran buku middle grade. Tidak heran buku ini memboyong penghargaan Newbery pada tahun 2008. Yang pasti, Holling Hoodhood menjadi salah satu karakter remaja favorit saya, dan Mrs. Baker menurut saya berhak menggondol penghargaan guru terbaik (mungkin bersaing dengan Profesor Lupin dari Harry Potter, dan Ms. Honey dari Matilda)🙂

Saya sendiri jadi ngefans berat dengan Gary P. Schmidt dan bertekad ingin membaca buku-bukunya yang lain, termasuk companion book dari Wednesday Wars yang berjudul Okay For Now, bercerita tentang salah satu teman sekelas Holling yang sempat sedikit disinggung di buku Wednesday Wars.