Tags

, , , , , , ,

fatimas good fortuneJudul: Fatima’s Good Fortune

Penulis: Joanne and Gerry Dryansky

Penerjemah: Susi Dwiyanti

Penerbit: M-Pop (Matahati, 2011)

Halaman: 375p

Beli di: Matahati clearance sale (IDR 20k, bargain!)

Karena kemalangan yang menimpa adiknya saat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Paris, Fatima akhirnya ikut menjejakkan kakinya di kota cinta ini dan mengadu nasib sebagai seorang imigran dari Tunisia.

Tidak seperti adiknya, Fatima adalah perempuan bersahaja, gemuk, mencintai asal usul tradisinya, dan tidak sophisticated. Semua karakter ini membuatnya sulit beradaptasi di Paris yang modern dan dipenuhi oleh penduduk yang chic dan borjuis. Namun bukan Fatima namanya bila ia begitu cepat menyerah.

Dengan kecerdikan dan kepolosannya, Fatima berusaha sebaik mungkin untuk bertahan di dunia yang serba keras tersebut. Meskipun ia harus menghadapi majikan aristokratnya yang judes, Countess Poulais du Roc, tetangga-tetangga yang tidak kalah menyebalkannya di apartemen sang Countess, ditambah pegawai apartemen yang suka bermaksud jahat. Namun di tengah suasana yang serba pesimis ini, Fatima juga menemui secercah harapan, dari pengunjung Cafe Jean Valjean, juga tetangganya yang orang Amerika, Hadley.

Kisah Fatima yang awalnya tampak sebagai cerita biasa tentang perempuan di kota besar (semacam chicklit), ternyata menyimpan kejutan yang lebih dalam. Fatima’s Good Fortune, dengan gayanya yang tidak pretensius, menyelami isu imigran yang memang kerap menjadi topik hangat di belahan dunia Eropa. Sudut pandang lain kita peroleh saat Fatima mengambil simpati kita lewat kelakuannya yang polos namun tetap cerdas. Kita dipaksa membuka mata kita bahwa imigran pun adalah manusia, namun tanpa harus mengikuti kisah yang rumit dan politis. Justru lewat keseharian Fatima, cerita ini lebih mudah dipahami dan membuat kita berpikir.

Satu hal yang agak saya sayangkan dari buku terjemahannya adalah banyaknya dialog berbahasa Prancis yang tidak diterjemahkan, dan kadang membuat saya lost in translation karena sepertinya melewatkan beberapa hal krusial yang dinyatakan dalam bahasa ini. Begitu pula beberapa istilah khas Prancis yang entah karena keterbatasan bahasa atau alasan lainnya, juga tidak didefinisikan dengan jelas.

Namun secara keseluruhan, Fatima adalah selingan yang cukup menyenangkan, ringan namun berisi, di antara gempuran buku yang terlalu serius ataupun justru kurang serius 😀

Advertisements