Tags

, , , , , , ,

candymakersJudul: The Candymakers

Penulis: Wendy Mass

Penerbit: Serambi (2011)

Penerjemah: Maria Lubis

Halaman: 556p

Gift from: Essy 🙂

Membaca buku tentang makanan memang menyenangkan, apalagi kalau makanannya berupa cokelat dan permen, my all time favorites!!

The Candymakers berkisah tentang empat orang anak berusia 12 tahun yang terpilih untuk mengikuti kompetisi menciptakan permen yang diadakan di pabrik permen Life Is Sweet. Namun ternyata, masing-masing finalis memiliki agenda pribadi dan latar belakang yang unik untuk mengikuti kompetisi tersebut, yang membuat kompetisi ini lebih dari sekadar perlombaan belaka.

Ada Logan, anak kandung pemilik pabrik yang berharap bisa meneruskan jejak kedua orang tuanya sebagai pembuat permen terbaik. Ada juga Milles, anak laki-laki pemurung yang masih saja dihantui oleh sebuah tragedi mengerikan yang pernah disaksikannya. April, satu-satunya peserta perempuan, tindak-tanduknya sangat mencurigakan. Sedangkan Philip yang berasal dari keluarga kaya raya memiliki sifat yang super menyebalkan.

Cerita bertambah rumit saat keempat anak ini mendengar sebuah rencana jahat untuk menutup pabrik Life Is Sweet. Siapa dalang rencana itu dan apakah mereka bisa bekerja sama menggagalkannya? Atau justru ada pengkhianat di antara mereka?

The Candymakers menggabungkan segala unsur yang mengasyikkan untuk menciptakan sebuah kisah anak-anak yang seru. Tema pabrik permen ala Willy Wonka hadir memanjakan segala fantasi kita tentang hidup di tengah aroma cokelat dan ratusan jenis permen. Sementara itu, kisah misteri, keping-keping puzzle dan sedikit unsur action juga berhasil diramu dengan baik, menghadirkan rasa tegang yang membuat buku tebal ini tidak terasa membosankan.

Namun yang menjadi favorit saya di sini adalah perspektif unik yang digunakan Wendy Mass dalam bercerita, terutama di separo pertama buku. Kita diajak menjalani hari kompetisi yang penting itu dari sudut pandang masing-masing peserta. Memang kesannya jadi mengulang-ulang adegan di hari yang sama berkali-kali, tapi hebatnya Wendy Mass berhasil membuat kisah ini tetap seru.

Salah satu kekuatannya memang ada pada detail. Jadi apa yang dilihat oleh Logan pada sosok April misalnya, ternyata bisa memiliki arti yang lain sama sekali ketika diceritakan dari sudut pandang Philip.

Taktik keren ini mengingatkan saya pada salah satu cerita Agatha Christie, Five Little Pigs, di mana setiap tersangka pembunuhan diminta untuk bercerita tentang hari naas terjadinya pembunuhan tersebut dari sudut pandang masing-masing. Teknik menulis seperti ini memberi kita kesempatan untuk mengenal lebih dalam setting cerita, karakter yang ada, dan tentu saja plot yang diciptakan penulis, sehingga di akhir buku, kita bisa merasa seolah-olah memang berada langsung di sana bersama para karakter tersebut.

Saya baru membaca sedikit saja buku-buku Wendy Mass (dan The Candymakers adalah buku pertamanya yang saya review di blog ini!), tapi sepertinya Mass bisa dibilang cukup konsisten menulis buku-buku middle grade yang bermutu, menggabungkan unsur teka-teki dan karakter berwarna dalam kisah-kisahnya. A writer to be looked out for!