Tags

, , , , , ,

opini bareng bbi 2015

Kalau yang rajin mantengin blog saya (siapa juga??), pasti tahu deh saya cinta berat sama buku-buku yang punya setting di New York City. The Big Apple, The City That Never Sleeps… Pokoknya buat saya, kota NY itu semacam punya daya magis yang sangat tinggi dan selalu bisa bikin saya bermimpi-mimpi untuk merasakan tinggal di sana.

Saya beruntung sudah berkesempatan menginjakkan kaki di NY, tapi rasanya masih belum puas karena begitu banyaknya yang bisa dijelajahi, orang-orang yang diamati, budaya yang diresapi, tempat-tempat legendaris, dan berbagai keasyikan lainnya yang rasanya nggak ada habis-habisnya.

new-york-city

Karena belum ada kesempatan untuk tinggal di NY, saya akhirnya “terpaksa” memuaskan diri dengan cara membaca sebanyak mungkin buku dengan setting kota ini. Di Goodreads, saya punya shelf khusus bertanda “New York” untuk buku-buku tersebut. Dan inilah beberapa yang menjadi favorit saya:

Summer and The City (Candace Bushnell)

Buku kedua dari serial Carrie Diaries ini benar-benar memanjakan imajinasi saya tentang New York di kala summer. Carrie Bradshaw, yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di kota tersebut, membawa kita menjelajahi NY melalui tempat-tempat yang tidak biasa: toko-toko vintage, taman dan cafe yang tersembunyi. Ditambah lagi, Carrie mengobservasi orang-orang NY yang sangat berbeda dengan penduduk kota kecil tempat ia tinggal. Fresh point of view with very delightful setting.

Walls Within Walls (Maureen Sherry)

Kisah teka-teki dan petualangan untuk middle grade selalu jadi favorit saya. Apalagi yang satu ini bersetting di kota New York, dengan deskripsi tempat yang cukup detail, mulai dari NY Public Library sampai stasiun subway yang terbengkalai. Seru, apalagi kita diajak melompat dari satu tempat ke tempat lain dengan petunjuk-petunjuk yang serba misterius. Untuk yang penasaran pengen menjelajahi NY tanpa kisah yang berat, buku ini pas banget jadi pilihan.

Let The Great World Spin (Colum McCann)

Buku ini…. bikin speechless. Menangkap keseharian warga NY lewat salah satu momen bersejarah yang menjadi bagian kisah kota ini. Yang membuat saya terkagum-kagum adalah gaya si penulis dalam bercerita, nggak penuh dengan deskripsi visual seperti layaknya buku-buku bersetting kuat, tapi justru menggambarkannya lewat para karakter utama kisah ini, yang begitu menyatu dengan NY, dan menjadi representasi dari kota tersebut. Keren banget.

Dash & Lily’s Book of Dares (Rachel Cohn, David Levithan)

Awww.. buku ini adalah salah satu buku yang bikin saya jatuh cinta bukan karena plot atau karakternya, tapi karena settingnya yang banyak mengambil tempat di Strand, toko buku legendaris di kota New York. Di sanalah kisah Dash dan Lily berawal, dua anak nerdy yang sama-sama kesepian di tengah musim panas kota NY. Setelah  Strand, Dash dan Lily berkeliling kota NY, meninggalkan sebuah buku catatan Moleskine di tempat-tempat favorit mereka beserta tantangan-tantangan yang saling mereka lempar. Unyu banget🙂

Strand_Bookstore_

From The Mixed-Up Files of Mrs. Basil E. Frankweiler (E.L. Konigsburg)

Kalau Dash & Lily’s membuat saya kepingin banget menginjakkan kaki di The Strand, buku From The Mixed-Up ini benar-benar membuat saya penasaran dengan Metropolitan Museum of New York, atau yang sering disebut sebagai The Met, tempat Claudia dan adiknya bersembunyi saat melarikan diri dari rumah. Bahkan, di Met sendiri ada tour yang rutenya mengikuti petualangan Claudia lho, kyaaa…pingiin!!

met museum

Meski tidak semua buku bersetting New York City berhasil memikat hati saya, namun unsur setting kota yang tak pernah tidur ini merupakan additional point yang selalu membuat saya penasaran untuk membuka lembar-lembarnya. Dan ketika plot cerita yang keren sukses berpadu dengan setting kota ini, hmm… di situlah kenikmatan membaca yang sesungguhnya bisa saya rasakan🙂