Tags

, , , ,

newbery medal

Para pencinta buku anak (khususnya level middle grade), pasti familiar dengan penghargaan Newbery, salah satu penghargaan bergengsi untuk buku kategori anak di Amerika. Penghargaan ini diberikan oleh American Library Association (ALA) dengan tujuan untuk mendukung buku-buku anak supaya mendapatkan tempat yang sejajar dengan novel, play, atau puisi, di mata masyarakat.

Newbery (bukan Newberry) sendiri berasal dari nama John Newbery, seorang pengusaha buku asal Inggris dari abad ke-18. Newbery akhirnya diresmikan tahun 1922 dan merupakan penghargaan pertama di dunia untuk kategori buku anak.

Setiap tahunnya, komite yang berbeda-beda akan memilih penerima penghargaan Newbery, baik untuk kategori utama (Newbery Medal) atau kategori tambahan (Newbery Honors)- berdasarkan nominasi yang diajukan oleh pustakawan buku anak di seluruh Amerika Serikat. Jumlah penerima Newbery Honors tiap tahun pun berbeda-beda, tergantung keputusan dari komite.

Lalu, bagaimana sih kriteria penerima penghargaan Newbery?

Yang pasti, buku tersebut harus ditulis oleh penulis yang merupakan warga negara atau memiliki izin tinggal di Amerika Serikat, dan buku harus ditulis dan dipublikasikan dalam bahasa Inggris.

Kriteria lainnya tentu berhubungan dengan isi buku tersebut, yang harus memiliki pesan yang jelas, tema yang distinguishable, karakter kuat, perkembangan plot yang baik – intinya, buku anak dengan kualitas tinggi.

Namun, kontroversi sempat mencuat saat banyak pengamat yang berpendapat bahwa para juri atau komite cenderung memilih buku yang bernuansa serius, terlalu berat untuk anak-anak dan bahkan sebenarnya lebih disukai oleh orang dewasa. Hal ini menjadi ironis karena sebenarnya Newbery dibuat untuk menghargai buku-buku anak yang akan berperan besar dalam perkembangan membaca dunia anak- dan bukan untuk menyenangkan orang dewasa, tentunya.

Kadang-kadang, ada juga buku-buku yang nyaris tak terdengar dan bukan menjadi favorit, berhasil melampaui pesaingnya, yaitu buku-buku yang sudah populer, dan akhirnya memenangkan Newbery dengan tidak disangka-sangka. Saya cukup senang mengikuti perdebatan mengenai calon penerima Newbery, salah satunya melalui grup Mock Newbery di Goodreads.

Saya sendiri termasuk penggemar berat buku-buku Newbery, baik yang mendapatkan Newbery Medal atau Newbery Honor. Kisah Newbery selalu berhasil membuat saya berpikir, merenung, dan menyesali mengapa saya tidak tahu buku-buku ini sejak masih anak-anak.

Beberapa yang termasuk favorit saya:

1. The Westing Games (Ellen Raskin): Newbery Medal, 1979. Penuh teka-teki, puzzle, very clever dan nggak membosankan sama sekali. Recommended untuk pencinta cerita misteri atau detektif.

2. From The Mixed-Up Files of Mrs. Basil E. Frankweiler (E.L. Konigsburg): Newbery Medal, 1968. Seru banget, tentang petualangan kakak-beradik yang kabur dari rumah dan bersembunyi di Metropolitan Museum of New York. Selain unsur petualangan dan misteri, ada sempalan kisah kakak-beradik yang super keren.

3. When You Reach Me (Rebecca Stead): Newbery Medal, 2010. Cerdas, menggabungkan kisah persahabatan, sedikit romans, dan perjalanan melintasi waktu. Aaaah… masih tetap amazed setiap kali rereading🙂

4. Moon Over Manifest (Clare Vanderpool): Newbery Medal, 2011. Salah satu kisah Newbery paling menguras air mata dan heartbreaking. Cerita tentang kota kecil Manifest yang menyimpan sejuta rahasia masa lalu di era perang.

5. Rules (Cynthia Lord): Newbery Honor, 2007. Tentang special need kids, kisah persahabatan yang menyentuh meski tidak terlalu over emotional. Suka sama ending dan setting musim panasnya🙂

Saya punya cita-cita untuk bisa membaca sebanyak mungkin buku-buku Newbery. Untuk yang mau ikutan Newbery Project saya, silakan klik link ini dan tinggalkan link postingan review buku Newbery kalian, nanti akan saya usahakan update secara berkala🙂

Disadur dari beberapa sumber (http://www.ala.org/alsc/awardsgrants/bookmedia/newberymedal/newberymedal, http://en.wikipedia.org/wiki/Newbery_Medal), dan disubmit untuk:

banner 13 days cl-ya