Tags

, , , , , , , , , ,

tinker tailorJudul: Tinker Tailor Soldier Spy

Penulis: John Le Carre

Penerbit: Penguin Books (movie tie-in edition 2011, first published in 1974)

Halaman: 381p

Beli di: Drive Books Not Cars, Books and Beyond (IDR 80k)

Tinker

Tailor

Soldier

Sailor

Rich Man

Poor Man

Beggarman

Thief

(Nursery Rhymes)

Salah satu pertanyaan paling tua adalah “Who can spy on the spies?”

Siapa yang bisa memastikan kalau seorang mata-mata bukan merupakan mata-mata dari kubu lawan, alias si pengkhianat?

Buku ini bersetting di tahun 70-an, saat perang dingin sedang terjadi antara Rusia dan negara-negara Barat termasuk Inggris. Banyak desas-desus yang menyebutkan ada double agent di tengah organisasi intelijen Inggris yang biasa dijuluki Circus.

Pimpinan organisasi tersebut, yang dikenal dengan nama Control, mencurigai salah satu dari lingkaran dalamnya. Namun belum sempat kecurigaannya terbukti, sang double agent sudah mencium rencana Control dan malah mengacaukan misi membongkar kedok ini. Control meninggal dunia, seorang agent tertembak, dan George Smiley, tangan kanan Control, dipensiun-dinikan.

Namun beberapa tahun kemudian, George dipanggil kembali untuk membantu membongkar penyamaran sang double agent yang kemungkinan besar adalah salah seorang dari mantan rekan sekerjanya dulu. George berusaha membuat jebakan, adu cepat dengan sesama agen rahasia yang juga sudah mengerti benar segala jenis trik yang biasa digunakannya.

Buku ini adalah jenis buku yang sulit untuk dinikmati- bukan saja karena bahasanya yang sangat teknis (penulis adalah mantan anggota British Foreign Service), tapi alurnya yang sebenarnya cukup lambat (tidak fast paced seperti layaknya buku thriller/spy) dibuat cukup rumit, melompat ke sana ke mari sesuai penyelidikan George.

Kadang menelusuri masa lalu, jauh ke belakang menjajaki kisah rekan-rekannya sebelum mereka bergabung di Circus, lalu menyimpang ke masa kini, kadang diselingi memori George akan istrinya yang sudah meninggalkannya, semua campur aduk sehingga awalnya sulit untuk diikuti, sampai kita benar-benar familiar dengan tokoh-tokoh di dalamnya (yang jumlahnya cukup banyak).

George Smiley sendiri adalah tipikal anti-hero yang tidak pretentious, sangat introvert dan tidak menonjol, namun mudah untuk disukai. Penyelidikannya yang terkesan lambat sebenarnya menunjukkan betapa hebat otaknya merancang satu demi satu jebakan untuk sang pengkhianat.

Secara keseluruhan, buku ini cukup fenomenal di jamannya, bahkan masuk ke dalam daftar 1001 books to read before you die.

The Movie

Sayang, sampai saya menulis review ini, saya belum sempat menonton film yang diangkat dari buku fenomenal ini. Padahal kalau melihat castingnya, waduh…nama-namanya menggiurkan semua, mulai dari Gary Oldman, Colin Firth, sampai Bennedict Cumberbatch. Film ini masih akan ada di watch list saya, terutama karena sekarang saya sudah membaca bukunya, harusnya bisa lebih mengerti kisah filmnya (banyak yang mengeluh filmnya agak membingungkan kalau belum membaca bukunya).

tinker tailor2

tinker tailor3

Bonusss šŸ˜„

 

Film yang dirilis tahun 2011 ini juga sempat mendapat tiga buah nominasi Oscar, termasuk Best Actor untuk Gary Oldman.

Trivia

– John Le Carre adalah pseudonym dari penulis Inggris, David John Moore Cornwell, yang dulu pernah bekerja di MI5 dan MI6, badan intelijen Inggris. Novel dengan genrey spy/thriller adalah spesialisasinya, dan George Smiley muncul sebagai karakter utama di lima novelnya.

– Istilah mole, yang berarti penyusup alias double agent- ternyata dipopulerkan melalui buku ini. Sebelumnya, mole hanya dikenal sebagai istilah kimia – atau bahkan jenis binatang šŸ™‚

Submitted for:

Baca Bareng Maret, Tema Adaptasi Film/Buku

Baca Bareng Maret, Tema Adaptasi Film/Buku