Tags

, , , , , , , ,

imperfectionistsJudul: The Imperfectionists

Writer: Tom Rachman

Penerbit/Edisi: Quercus paperback edition (2011)

Halaman: 355p

Beli di: Book Depository (USD3.88, bargain price!!)

Buku ini berkisah tentang sebuah kantor surat kabar berbahasa Inggris yang berpusat di Roma, Italia. Surat kabar ini awalnya didirikan pada tahun 1950-an dengan penuh passion oleh seorang pengusaha Amerika, sebagai bukti cintanya pada perempuan yang dikasihinya.

Tahun demi tahun berlalu dan surat kabar ini mengalami masa kejayaannya, saat berita koran masih dihargai dan kompetitor koran sejenis dalam bahasa Inggris masih sedikit. Namun kini, memasuki abad ke-21 dengan kehadiran internet dan berita instan, eksistensi surat kabar (termasuk koran ini) mulai terancam, apalagi mereka yang tidak memiliki website sendiri.

Dan The Imperfectionists mengisahkan dengan indah cerita perjuangan sebuah kantor surat kabar yang berusaha bertahan dalam kebersahajaannya, melalui 11 tokoh yang terlibat langsung di seputar surat kabar ini.

Kesebelas chapter yang ada sebenarnya masing-masing bisa menjadi cerita pendek tersendiri, karena memiliki tone yang berbeda, meski masih merupakan bagian dari sebuah kisah besar.

Melalui mereka, kita dibawa masuk langsung ke dalam hiruk-pikuk keseharian surat kabar yang hampir kolaps, dengan berbagai masalah dan keseruan sehari-hari, mulai dari kurangnya dana untuk mempekerjakan stringer di luar negeri, intrik antar redaktur yang memperebutkan posisi yang lebih bergengsi, sampai pihak manajemen yang harus mengambil keputusan sulit dalam memecat karyawannya akibat pemotongan budget.

Hectic, namun tetap poignant di dalam penceritaannya, Tom Rachman sepertinya bakal menjadi calon penulis favorit saya selanjutnya. Saya sendiri, karena dulu pernah bekerja sebagai wartawan (meski bukan di media surat kabar), sempat bernostalgia tentang hari-hari seru yang sudah berlalu. Ada sesuatu tentang profesi sebagai pekerja media yang memang tidak akan ditemukan di profesi lainnya: panggilan untuk menggali kebenaran, menuangkannya dalam tulisan yang akan membuat orang terkesan, meski mungkin sehari kemudian sudah terlupakan 🙂

Love this cover!

Love this cover!

Inside the Papers

Apa saja sih profesi yang digeluti oleh orang-orang yang bekerja di surat kabar? Tom Rachman membahas beberapa di antaranya dengan begitu jeli namun mudah untuk dibayangkan, meski oleh orang-orang yang tidak pernah berkecimpung di dunia media sekalipun. Berikut sebagian yang cukup menarik:

  1. Editor-In-Chief, alias pemimpin redaksi, yang di buku ini diwakili oleh karakter bernama Kathleen Solson. Ini adalah posisi tertinggi di kantor redaksi, yang langsung berada di bawah lini direktur/manajemen. Tugasnya tentu saja menentukan headline apa yang akan ditampilkan di edisi selanjutnya, memutuskan keseluruhan tone serta angle yang ingin diangkat oleh koran mereka.
  2. News Editor– tugasnya mengumpulkan dan mengedit berita secara keseluruhan dari para reporter. Biasanya para news editor ini adalah orang-orang yang workaholic, dan di buku ini, digambarkan dengan sempurna oleh karakter Craig Menzies.
  3. Corrections Editor– bertugas sebagai proofreader yang mengurusi ejaan penulisan seluruh artikel yang akan diterbitkan. Biasanya, surat kabar memiliki “kamus” sendiri sebagai panduan penulisan dan penggunaan kata-kata. Di buku ini, Herman Cohen si Corrections Editor menyebutnya sebagai “Bible”.
  4. Copy Editor– bertugas menata layout akhir sebelum koran bisa dicetak. Kadang-kadang, mereka harus menyesuaikan judul yang sudah ditulis editor dengan space yang ada tanpa mengubah keseluruhan konten. Copy editor seringkali diremehkan meski sebenarnya pekerjaan mereka sangat penting, satu fakta yang sangat dibenci oleh mereka, termasuk oleh Ruby Zaga di buku ini.
  5. Stringer– semacam kontributor lepas yang biasanya bertugas langsung di daerah-daerah di mana surat kabar tidak bisa mengirimkan reporternya langsung. Stringer haruslah tangguh, independen dan memiliki inisiatif tinggi dalam mendapatkan berita untuk disetorkan ke kantor surat kabar. Di buku ini, diceritakan kisah stringer newbie, Winston Cheung, yang kesulitan memperoleh berita di Cairo.

Masih banyak lagi yang diangkat oleh Rachman dalam buku ini, semuanya melalui kisah sehari-hari yang juga menggambarkan bagaimana profesi para pekerja koran ini mempengaruhi kehidupan pribadi mereka. A heartwarming, delightful read for all book lovers.

Submitted for:

Baca Bareng Februari, Tema Profesi

Baca Bareng Februari, Tema Profesi

Advertisements