Tags

, , , , ,

liesl and poJudul: Liesl & Po

Penulis: Lauren Oliver

Penerbit/Edisi: Harper International Edition (2011)

Halaman: 307p

Beli di: Periplus Setiabudi Bandung (IDR 20k, bargain price!)

Liesl yang malang dikurung oleh ibu tirinya di kamar kecil loteng rumah mereka, dan hidupnya semakin menyedihkan setelah ayahnya meninggal dunia. Suatu hari, Liesl dikejutkan oleh kedatangan dua makhluk halus yang menyerupai bayangan, Po dan binatang peliharaannya, Bundle. Mereka datang dari dunia “di seberang” dan menjalin pertemanan dengan Liesl yang kesepian. Liesl, yang masih sangat kehilangan ayahnya, meminta pertolongan Po untuk mencari tahu apakah ayahnya ada di dunia seberang, dan menitip pesan pada Po untuk ayahnya.

Sementara itu seorang anak laki-laki bernama Will bekerja sebagai asisten tukang sihir terkenal. Saat mendapat tugas di malam hari, Will selalu melewati rumah Liesl dan melihat Liesl dari luar jendela loteng. Timbul keinginan besar dalam hati Will untuk berteman dengan Liesl dan mengusir kesepian di hidupnya. Namun suatu kejadian menimpa Will dan ia malah dikejar-kejar oleh bosnya si tukang sihir, serta klien bosnya yang kejam, karena mengacaukan rencana jahat kedua orang tersebut. Berbagai kebetulan dan takdir akhirnya mempertemukan Will dengan Liesl dan Po.

Ini adalah buku anak-anak Lauren Oliver yang pertama kali saya baca. Kekuatan utama Lauren adalah menciptakan alur yang pas, dengan karakter-karakter yang saling melengkapi sehingga tidak ada lubang-lubang yang tidak perlu sepanjang cerita. Semuanya terasa smooth, mudah diikuti dan enak dibaca sampai akhir.

Lauren merupakan salah satu penulis yang tidak malas untuk mengutak-atik plot sehingga tidak ada hal-hal yang menjadi pertanyaan dan terasa membodohi pembaca – satu hal yang agak jarang ditemui pada penulis buku anak atau remaja.

Saya suka karakter Liesl, Po dan Will yang masing-masing digambarkan dengan pas, ada kelebihan dan kekurangan. Ada saatnya saya sebal dengan Po dan mendukung Will, tapi ada juga saatnya saya kasihan dengan Po dan serasa ingin menendang Will.

Lauren Oliver sendiri mengaku dalam catatan di akhir buku ini, kalau Liesl & Po merupakan salah satu kisah paling personal yang pernah ia tulis, karena terinspirasi oleh peristiwa sedih di mana teman terbaiknya meninggal dunia, yang membuat ia berpikir tentang kehidupan dan kematian, dan menuangkannya dalam sebuah kisah indah untuk anak-anak.

Satu lagi yang saya suka: ilustrasi dalam buku ini, juga pembagian chapternya, yang terasa pas dengan suasana magical di dalam buku 🙂

Salah satu ilustrasinya. Diambil dari lieslandpo.com

Salah satu ilustrasinya. Diambil dari lieslandpo.com