Tags

, , , , , , , , ,

rulesJudul: Rules

Penulis: Cynthia Lord

Penerbit/Edisi : Scholastic First Paperback Printing (2007)

Halaman: 200p

Beli di: Shopping Jogja (IDR 20k, bargain!)

Catherine hanya ingin hidup yang normal. Tapi ini sepertinya merupakan hal yang mustahil bila memiliki adik laki-laki dengan sindrom autisme. Keluarga Catherine harus menyesuaikan segalanya demi David- termasuk mengikutkannya dalam berbagai terapi.

Catherine berusaha keras mengajarkan David aturan-aturan tentang segala sesuatu yang biasa dilakukan oleh orang “normal”. Misalnya:

-Ucapkan terima kasih bila seseorang memberimu hadiah, meski kamu tidak menyukainya.

-Jika pintu kamar mandi tertutup, ketuk dahulu sebelum masuk.

-Jangan memasukkan mainan ke dalam akuarium.

Musim panas ini, Catherine berharap bisa berteman dengan tetangganya yang baru, Kristi. Namun apakah Kristi juga akan menganggapnya sebagai cewek dengan adik yang freak? Sementara itu, Catherine malah menemukan teman baru yang tak dia sangka di tempat terapi David: Jason, yang memiliki ketidakmampuan berbicara dan cacat pada fisiknya. Catherine tidak tahu lagi, apakah hidupnya akan pernah normal? Dan apa sih sebenarnya makna normal itu?

Seperti kebanyakan buku-buku yang mendapatkan penghargaan Newbery, Rules mengangkat tema yang bisa dibilang cukup berat untuk target pembacanya, usia middle grade. Kali ini yang dijadikan narator adalah anak perempuan yang memiliki adik laki-laki dengan sindrom autisme. Bagaimana Catherine harus menyesuaikan kehidupannya, keinginannya untuk hidup sebagai anak pra-remaja dengan kebutuhan untuk diterima oleh teman-temannya. Sementara di saat yang sama, ia juga tahu bahwa ia tidak boleh egois.

Persahabatan antara Catherine dan Jason juga digambarkan dengan cukup mengharukan dan realistis, rasa malu Catherine saat berjalan ke luar bersama Jason tidak hanya terasa real, tapi juga bisa dimengerti. Setting kota kecil di saat summer yang tak terlupakan juga menjadi alasan tambahan yang membuat buku ini enak dibaca. Dan judul setiap babnya yang diambil dari daftar peraturan Catherine untuk David terasa menggelitik dan relevan dengan pelajaran yang dipetik dari tiap bab.

Satu saja yang agak saya sayangkan adalah karena buku ini termasuk cukup tipis- penyelesaian konflik dan endingnya dilakukan dengan sedikit terburu-buru. Mungkin, sekali lagi, karena target pembacanya memang untuk middle grade/intermediate readers- belum masuk ke ranah young adult. Namun Rules tetap saya rekomendasikan sebagai salah satu buku dengan tema special need kids yang patut dibaca.