Tags

, , , , , , , ,

thirteen problemsJudul: The Thirteen Problems (Tiga Belas Kasus)

Penulis: Agatha Christie

Penerjemah: Julianda Tantani

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2012)

Halaman: 312p

Semuanya bermula di sebuah hari Selasa malam, saat Miss Marple menjamu beberapa tamu di rumahnya: keponakannya, penulis terkenal Raymond West, temannya pelukis Joyce Lempriere, mantan Komisaris Scotland Yard Sir Henry Clithering, pendeta setempat Dr. Pender, dan Mr. Petherick sang pengacara.

Untuk mengisi waktu, mereka memutuskan mengadakan semacam permainan, di mana masing-masing bercerita tentang sebuah kasus misterius, yang jawabannya tidak diketahui siapapun kecuali si pencerita, dan tamu-tamu yang hadir ditantang untuk menebak pemecahan kasus tersebut.

Maka berbagai kasus yang unik dan seru pun digelontorkan, mulai dari kasus peracunan misterius, surat wasiat yang tak tampak, batangan emas yang hilang, bahkan kasus yang sepertinya berbau supranatural, yaitu noda darah yang lenyap dari trotoar, serta kematian di tengah ritual pemujaan.

Dan tidaklah mengherankan bagi kita pembaca (meskipun mengherankan bagi tamu-tamu yang hadir di sana), pemenang permainan ini adalah Miss Marple yang tampil gemilang dengan analisisnya tentang sifat-sifat manusia.

Buku ini termasuk salah satu kisah Miss Marple favoritku. Kasus-kasusnya sangat beraneka ragam, mulai dari yang sederhana sampai yang rumit dan misterius. Dan pemecahan Miss Marple- meskipun kadang terlalu brilian- masih cukup menyenangkan untuk diikuti.

Buku ini juga merupakan perkenalan awal dari Christie tentang sosok Miss Marple, termasuk hubungannya dengan Sir Henry Clithering- yang nantinya akan menjadi semacam pelindung dan partner Miss Marple dalam memecahkan berbagai kasus.

Yang juga menyenangkan dari buku ini adalah kita disuguhi oleh berbagai cerita yang dikisahkan dengan sudut pandang dan gaya bahasa berbeda-beda. Ada yang detail dan berurutan gaya pengacara, ada juga yang penuh emosi dan imajinasi  meledak-ledak ala artis pelukis. Hal ini membuat kisah-kisah dalam buku ini menjadi jauh dari membosankan.