Tags

, , , , , , , , ,

silence of lambsJudul: The Silence of the Lambs (Domba-domba Telah Membisu)

Penulis: Thomas Harris

Penerjemah: Hendarto Setiadi

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2012)

Halaman: 480p

Gift from Secret Santa!

Plot:
Clarice Starling sedang menempuh pendidikan di Akademi untuk menjadi agen FBI bagian Ilmu Perilaku. Nilai-nilainya yang gemilang dan pembawaannya yang tough membuat salah satu bos FBI, Jack Crawford, melibatkannya dalam sebuah kasus pembunuhan berantai yang sudah memusingkan FBI.

Starling diberi tugas untuk mengorek keterangan dari Dr. Hannibal Lecter, mantan pembunuh berantai merangkap psikiater hebat yang kini sudah dikurung di penjara/rumah sakit jiwa. Hannibal dianggap dapat memberikan masukan tentang karakter pembunuh yang dijuluki Buffalo Bill, dan sudah membunuh enam perempuan serta menguliti mereka.

Awalnya Starling kesulitan untuk mengorek keterangan dari Hannibal, namun perlahan-lahan tumbuh semacam hubungan khusus di antara mereka, seperti guru dan muridnya. Hannibal bahkan memberikan sebuah petunjuk penting dari kehidupannya di masa lalu yang ternyata berhubungan erat dengan si Buffalo Bill. Dan ketika Buffalo Bill kembali beraksi, kali ini menculik anak perempuan seorang senator wanita, Starling tak punya pilihan lain selain mengandalkan Hanibal.

Namun, apakah Hannibal memiliki niat licik tersembunyi di balik kesediannya menolong? Dan apakah putri sang senator berhasil selamat?

My thoughts:
Buku ini adalah salah satu buku thriller psikologi yang paling klasik dan brilian. Aku pernah menonton filmnya, jadi memang otomatis aku membayangkan Jodie Foster sebagai Starling dan Anthony Hopkins sebagai Hannibal. Tapi hal itu tidak mengganggu keasyikan menikmati buku ini, bahkan justru menambahkan kesan visual yang kuat.

Aku menyukai penuturan Thomas Harris, yang meski menggunakan sudut pandang orang ketiga secara bergantian, termasuk Buffalo Bill sendiri, namun tetap menyisakan twist dan ketegangan hingga akhir.

Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1988, saat telepon genggam, internet, dan GPS belum merupakan bagian hidup sehari-hari. Dan menyaksikan bagaimana suatu kasus ditangani saat otak manusia merupakan modal utama, adalah pengalaman yang menyegarkan. Seperti menonton cikal bakal serial Criminal Minds dan CSI, dengan penitikberatan pada karakter-karakter utamanya, mulai dari sang detektif, sang pembunuh berantai, dan mantan psikiater yang sakit jiwa.

The Silence of The Lambs berhasil mengukuhkan kisahnya sebagai salah satu bacaan wajib penggemar misteri dan thriller- di jaman apapun ia hidup. Karena bukannya menjadi obsolete, ketidakhadiran alat-alat canggih di buku ini justru mengingatkan kita akan suatu masa di mana manusia harus berjuang mengerahkan segala kemampuan otaknya tanpa dibantu oleh mesin-mesin canggih.

Penerjemahan buku yang pertama diterbitkan GPU tahun 1996 ini juga terbilang bagus. Sedikit old school, masih menggunakan istilah bahasa Inggris di sana-sini (dan tidak berusaha menggunakan kata-kata baku bahasa Indonesia yang tidak dikenal seperti terjemahan jaman sekarang), tapi tetap mudah diikuti. Kangen membaca terjemahan model begini.

Thanks my Santa for giving me this book!

Who’s my Santa?

Banner design by Peni

Banner design by Peni

Nah, sekarang waktunya menebak si Secret Santa. Siapa sih sebenarnya sang Santa yang sudah membuatku deg-degan lebih dari satu bulan, sempat membuat putus asa karena sepertinya kadonya tak kunjung datang, dan akhirnya menghadirkan kejutan menyenangkan lewat buku keren ini?

Well, bukannya mau menyaingi Clarice Starling, tapi aku ingin membuat sedikit analisis mengenai bagaimana aku menebak si Secret Santa.

1. SUB, The Secret Code

Kebetulan resi paket yang dikirim oleh Secret Santa (disingkat SS) tidak terlalu misterius, ada kode SUB yang langsung menunjukkan asal tempat pengiriman paket tersebut, yaitu Surabaya. Sempat mencurigai si SS meminta Mbak Maria Hobby Buku mengirimkan bukunya (banyak SS yang menggunakan metode ini), tapi sedikit penyelidikan dan konfirmasi menunjukkan ternyata Mbak Maria tidak terlibat dalam pengiriman buku ini. Yang berarti, kemungkinan SS memang saat ini tinggal di Kota Pahlawan. Hokei. That’s clue no.1.

2. The Hat!
Clue berikutnya berhubungan dengan riddle dari SS. Seperti sudah kuposting di sini, riddlenya tidak terlalu panjang. Tapi mengandung beberapa petunjuk penting. Aku salin lagi ya, riddlenya, untuk menyegarkan ingatan:

Who am I?

I am nothing but a girl

Whose happiness can be found

Inside her head

She wears a hat as big as life

In it is truly the world’s greatest stories

And adventures

The ones she may not have experienced

Nor will experience

But surely will she read

In her books

Menurutku ada 3 komponen penting dari riddle tersebut. Pertama, kata “girl” menunjukkan si SS adalah perempuan. Kedua, ada kata “hat” yang sepertinya merujuk ke nama salah satu blog member BBI. Ketiga, kata “books” yang dikaitkan dengan petunjuk kedua tersebut.

Kebetulan, ada satu nama blog yang lumayan cocok dengan petunjuk di atas, dan pemiliknya pun perempuan. Book In The Bonnet, apakah ini yang dimaksud?

3. The Perfect English

Ok, untuk meyakinkan diri, mariiii menelusuri petunjuk lainnya. Riddle dalam bahasa Inggris buatan sendiri (bukan mengambil dari sumber lain), menggunakan bahasa Inggris yang sempurna (tidak ada salah-salah grammar maupun spelling), dan gaya bahasanya juga mengalir tidak kaku. Sepertinya, kemampuan bahasa Inggris yang oke ini juga cocok dengan sang pemilik blog yang menjadi tersangkaku.

4. The Writing

Petunjuk terakhir, karena riddle ditulis tangan dan diasumsikan merupakan tulisan asli si SS, aku terinspirasi untuk membandingkan tulisannya dengan tulisan tersangkaku, yang kebetulan, pernah mengirimkan ucapan ulang tahun untukku dengan tulisan tangannya langsung. Coba kita lihat perbandingannya:

riddle

Dokumen 1: Riddle

santa14

Dokumen 2: Birthday Note

Hmmm, sayang foto riddle kurang close up di sini (lupa mau foto ulang, hihi). Tapi coba bandingkan huruf N dan huruf y di kedua dokumen tersebut. Mirip kan? (moga-moga nggak terlalu maksa)

5. My Associates

Daaaan…..semua petunjuk-petunjuk ini tidak akan menjadi terlalu meyakinkan tanpa bantuan para partnerku, detektif-detektif di grup WA Bajay Jabodetabek. Masukan-masukan dari mereka membuatku semakin yakin akan tersangka SS ku. Dan mudah-mudahan sih aku nggak akan terlalu memalukan Starling dan Hannibal. Kalaupun ternyata salah, paling tidak sistem analisisku bolehlahhhh buat dijadikan referensi πŸ˜€

So, my guess for who’s my Secret Santa is: Ndari from Book In The Bonnet.

If I was wrong, then I would have to apologise to my real Secret Santa. Whoever you are, thanks for this wonderful gift, amazing riddle and another fun moment in BBI.

Makasih juga untuk Divisi Event BBI yang super keren, khususnya Oky dan Mia yang selalu rajin follow up, mau direpotin dan sangat-sangat care dengan para member sepanjang event ini berlangsung.

See you in the next Secret Santa event πŸ™‚

Submitted for:

Posbar Secret Santa bulan Januari 2014

Posbar Secret Santa bulan Januari 2014

Advertisements