Tags

, , , , , , , ,

cuckoo nestJudul: One Flew Over The Cuckoo’s Nest

Penulis: Ken Kesey

Penerbit: Penguin Classics (2005)

Halaman: 281p

Pinjam dari: Melisa (thanks!)

One flew east, one flew west, one flew over the cuckoo’s nest

Kisah kelam ini bersetting di sebuah rumah sakit jiwa di Oregon, Amerika Serikat. Di sebuah bangsal yang dipimpin oleh Kepala Perawat Ratched, berkumpul pasien yang mengalami gangguan psikologis. Meski sebagian besar dari mereka terlihat normal dari luar, namun masing-masing memiliki kelainan mental yang semakin diperparah oleh gaya tiran Ratched yang memimpin seperti seorang diktator. Penuh manipulasi dan aturan kaku yang menekan para pasiennya sehingga mereka semakin tidak percaya diri, Ratched menguasai rumah sakit tanpa ada perlawanan yang berarti, dibantu oleh para staffnya yang tak kalah kejam dan penuh kebencian.

Hingga suatu hari, datanglah McMurphy, seorang kriminal berbadan besar dan berambut merah yang ditransfer ke rumah sakit untuk ditelaah secara psikologis akibat kecenderungan nafsu seksual dan berjudi yang tak wajar. Namun McMurphy lah yang bisa menantang Ratched dan sistem diktatornya yang mengerikan. McMurphy melihat melampaui rekan-rekannya, bahwa sekuat apapun sistem yang menekan mereka, selama ada kemauan untuk melawan, maka mereka masih bisa menang.

Usaha-usaha McMurphy ini diceritakan melalui sudut pandang sang narator, Chief Bromden, pasien keturunan Indian yang sudah sangat lama berada di bawah rezim Ratched, dan sudah menyerah sejak dulu, sehingga semua orang menganggapnya bisu dan tuli, meski sebenarnya pengamatannya sangat tajam.

Apakah McMurphy akhirnya berhasil memecahkan dinding kediktatoran Ratched?

Karakter Jack Nicholson sebagai McMurphy menggondol banyak penghargaan

Karakter Jack Nicholson sebagai McMurphy menggondol banyak penghargaan

Buku ini adalah jenis buku yang harus ditelaah perlahan-lahan, memiliki begitu banyak simbol dan pesan tersembunyi, sehingga berkonsultasi pada Sparknotes bukanlah ide yang buruk😀 Lewat novel pertamanya ini, Ken Kesey ingin menunjukkan protesnya terhadap sistem yang mengekang di era 60-an, di mana setiap orang dipaksa oleh negara dan masyarakat untuk mengikuti norma-norma yang berlaku, dan semua yang melenceng akan dianggap tidak normal.

Kesey juga melakukan telaah psikologis yang sangat mendalam di buku ini, lewat tokoh-tokohnya yang digambarkan memiliki masalah berbeda-beda, seperti Billy Bibbit yang mengalami keterlambatan menjadi dewasa dan selalu gagap, akibat dikekang oleh ibunya yang overprotektif. Atau Chief Bromden sendiri, yang masa lalunya sebagai anak kepala suku Indian dilukai oleh sikap pemerintah yang kejam pada suku dan keluarganya, membuatnya semakin merasa kecil dan kecil.

salah satu pemenang design cover penguin, keren banget! Source

salah satu pemenang design cover penguin, keren banget! Source

Tak heran Kesey berhasil menggambarkan karakternya dengan begitu detail, mengingat ia menulis buku ini setelah menjadi sukarelawan dalam eksperimen pengobatan di rumah sakit jiwa yang dibiayai oleh pemerintah. Dan gambaran rumah sakit jiwa yang kaku, pasien yang menurut seperti anak ayam (atau kelinci, menurut istilah salah satu tokoh di buku ini), serta pengobatan radikal seperti terapi listrik dan operasi otak, menjadi wakil sempurna dari ketakutan masyarakat terhadap sistem pemerintahan yang mengekang. Tak heran buku ini menjadi modern klasik yang tak lekang oleh jaman.

Meskipun saat membaca endingnya – hiks.

Ken Kesey adalah penulis Amerika yang lahir di Colorado, 17 September 1935. Novel pertamanya menjadi novel paling terkenal yang pernah ia tulis, dan sudah diadaptasi ke layar lebar (dengan Jack Nicholson sebagai McMurphy) dan memenangkan berbagai penghargaan, termasuk 5 piala Oscar untuk kategori utama. Kesey meninggal tahun 2001 di usia 66 tahun.

Postingan ini ditulis dalam rangka Posting Bersama Blogger Buku Indonesia (BBI) bulan Mei dengan tema klasik kontemporer.

What makes a modern classic?

Memilih buku yang akan dibaca bulan ini termasuk tricky. Banyak sumber yang berbeda tentang kategori modern classic/ klasik kontemporer ini. Sebagian besar mengatakan kalau klasik kontemporer adalah genre buku yang ditulis di jaman modern (Setelah perang dunia I atau II) dan membentuk trend literatur berbeda pada jamannya, yang pada akhirnya mengubah trend di masa depan. Banyak yang mengeluh ini berarti Twilight bisa masuk kategori tersebut, tapi masa iya Twilight disandingkan dengan 1984 atau To Kill A Mockingbird? Hehehe..Pro dan kontra sih, satu post tersendiri juga kayaknya nggak akan cukup membahas ini. Tapi itulah indahnya dunia membaca, nggak ada yang 100% salah dan benar, karena balik lagi, kita sebagai pembaca lah yang berhak menentukan genre ini dan genre itu🙂 Yang mau lihat penjelasan cukup detail, bisa baca di blog Ndari. Dan yang mau melihat buku-buku seru apa saja yang menjadi pilihan anak-anak BBI bulan ini, silakan berkunjung ke blog Mia.