Tags

, , , , , , ,

half sickJudul: I am Half-sick of Shadows

Penulis: Alan Bradley

Penerbit: Bantam Books (2011)

Pages: 297p

Beli di: Books and Beyond  (IDR 85k)

Usia kelayakan baca: 12 y.o and up

Delicious murder mystery with the Christmas setting in Buckshaw, what’s not to like in this 4th installment of Flavia de Luce’s adventures? Flavia kembali menghadapi kasus pembunuhan yang menuntutnya untuk mengerahkan segala kemampuan memata-matai dan menyelusup sana-sini, ditambah keahliannya di bidang kimia.

Semuanya berawal saat Mr. de Luce, ayah Flavia, mengizinkan perusahaan perfilman untuk melakukan syuting di Buckshaw, rumah tua keluarga mereka yang megah (namun sudah tak terawat), dengan tujuan dapat membantu kondisi keuangan keluarga yang semakin parah. Flavia yang sedang merencanakan eksperimen yang melibatkan jebakan untuk Santa Claus, tergoda untuk melihat kehidupan orang-orang film dari dekat. Kematian misterius sang bintang film utama akhirnya menjerumuskan Flavia ke dalam salah satu kasus paling berbahaya yang pernah dihadapinya.

Nuansa misteri dalam buku ini mungkin tidak sekental buku-buku sebelumnya, namun setting Natal dengan badai salju yang menderu-deru cukup menghadirkan suasana yang mencekam. Apalagi kali ini misteri terjadi di Buckshaw, sehingga Flavia memiliki keuntungan menyelusup sana-sini sebagai penghuni yang mengetahui seluk beluk rumah tersebut.

Kehadiran karakter-karakter baru sperti Phyllis Wyvern sang primadona yang masa lalunya misterius, Bun Keats asistennya yang penggugup, atau Val Lampman sutradara yang eksentrik, menambah warna buku ini. Sementara itu, tentu saja karakter-karakter lama yang muncul di buku sebelumnya kembali dihadirkan, seperti Inspektur Hewitt yang menjadi saingan utama Flavia, Aunt Felicity serta kedua kakak Flavia, Pheely dan Daphne yang selalu bersikap kejam padanya. Dan Dogger… Karakter sentral penuh misteri yang selalu menjadi penolong Flavia.

Buku ini bukan saja membawa kita ke dalam petualangan seru Flavia, tapi juga semakin mendekatkan kita pada akhir misteri keluarga de Luce. Kematian Harriet ibu Flavia, ayahnya yang selalu murung, sikap kejam kakak-kakaknya.. Ada sesuatu yang tak terpecahkan dalam keluarga itu, dan Flavia bertekad akan menyelidikinya hingga akhir. Penggemar lama Flavia akan dibuat semakin relate dengan tokoh-tokoh dalam buku ini, dan pastinya tak sabar menunggu buku berikutnya, Speaking From Among the Bones.

Trivia:

Selain kisah misterinya yang mengasyikkan, serial Flavia juga selalu memiliki cover dan judul yang unik. Alan Bradley mengambil ungkapan atau sajak kuno sebagai judul buku-buku Flavia, sesuai dengan setting Inggris tahun 50-an. Sementara covernya sangat artistik. Edisi Bantams ini selalu menjadi favoritku, dengan desain simpel dan warna-warni ceria yang sangat kontras dengan kisahnya yang kelam.

Baca review buku Flavia sebelumnya di sini, sini, dan sini.

Posting ini diikutsertakan dalam TBRR Mystery Reading Challenge, kategori buku serial.

MysteryReadingChallengeButton1

Posting ini juga diikutsertakan dalam FYE with Children Literature yang dihost oleh Bacaan Bzee.

Come join the event!

Come join the event!

 

Advertisements