Tags

, , , , ,

confessionJudul: The Confession

Penulis: John Grisham

Penerbit: Dell (2011)

Pages: 515p

Pinjam ke: Abraham Lim

Donte Drumm sedang menunggu eksekusi hukuman matinya yang akan dilaksanakan 4 hari lagi setelah 9 tahun dipenjara dengan tuduhan penculikan dan pembunuhan Nicole Yarber, murid SMA di kota kecil Sloane, Texas. Donte mengaku tidak bersalah, dan berkeras bahwa ia berada di penjara akibat jebakan polisi dan jaksa penuntut korup yang sudah putus asa tidak menemukan tersangka yang tepat. Robert Flak, pengacara Donte membelanya tanpa lelah selama 9 tahun, tapi sepertinya harapan sudah sangat menipis.

Hingga suatu hari,muncul sosok misterius bernama Travis Boyette, dengan masa lalu suram dan track record criminal yang cukup panjang, mengaku pada seorang pendeta di Kansas, Keith Schroeder, bahwa ia lah pembunuh Nicole yang sebenarnya. Sebuah penyakit yang sudah parah membuat Travis memutuskan untuk mengakui dosanya, berusaha berbuat sedikit kebaikan sebelum hidupnya berakhir. Keith yang sempat bingung dan ragu akhirnya memutuskan untuk terjun menolong Donte, tapi apakah waktu mereka masih cukup dengan bayang-bayang hukuman mati yang semakin mendekat?

John Grisham masih merupakan pencerita yang hebat, dan kritiknya terhadap sistem hukum Amerika Serikat, terutama hukuman mati, masih setajam biasanya. Apakah hukuman mati tak lebih dari pembunuhan yang dilegalkan oleh pemerintah? Grisham juga menyorot pengadilan yang tidak sepenuhnya adil: kurangnya bukti-bukti fisik dan hanya mengandalkan sebuah pengakuan, juri yang seluruhnya berkulit putih untuk mengadili terdakwa berkulit hitam, serta jaksa penuntut dan detektif polisi yang lebih memikirkan reputasinya masing-masing dibanding mencari keadilan yang sesungguhnya.

Tidak seperti beberapa buku Grisham terakhir, Confession terasa lebih penuh emosi, dengan karakter-karakter yang kuat dan sarat amarah untuk mencari keadilan versi mereka masing-masing- mulai dari Robert Flak yang tak kenal lelah, ibu Donte yang pasrah namun yakin anaknya tak bersalah, ibu Nicole yang menggebu-gebu mendukung eksekusi hukuman mati pembunuh anaknya, sampai pendeta Keith yang penuh dilema. Semua digambarkan dengan sangat detail dan personal. Begitu pula setting kota kecil di Texas, yang meski sudah menginjak tahun 2000-an, namun suasananya tak jauh beda dengan tahun 50-an, termasuk masalah diskriminasi rasial dan sistem peradilan yang hanya menguntungkan pihak tertentu.

Mungkin setelah A Time to Kill, ini adalah buku Grisham yang paling emosional bagiku. Dan Grisham, lewat caranya yang brilian, berhasil mempertanyakan sekali lagi, apakah sistem peradilan dan hukum hanyalah cara manusia mencari solusi legal yang semu?

Trivia:

  • Beberapa sumber mengatakan kalau kisah Confession ini terinspirasi dari kejadian nyata, seperti yang ditulis Grisham dalam buku non-fiksinya, The Innocent Man. Karena belum baca buku tersebut, aku tidak bisa membandingkan kisahnya. The Innocent Man juga bercerita tentang terdakwa hukuman mati akibat kejahatan yang tidak ia lakukan.
  • Terdapat 33 negara bagian di Amerika Serikat yang masih menerapkan hukuman mati hingga saat ini, termasuk Texas. Yang menarik, tingkat kejahatan di negara-negara bagian yang menerapkan hukuman mati tetap lebih tinggi dibandingkan negara bagian yang tidak menerapkan hukuman mati. So, is death penalty really the answer?

Buku ini diikutsertakan juga dalam TBRR Mystery Reading Challenge untuk bulan Januari dengan tema legal thriller.