Tags

Mumpung lagi seger, ikutan lagi ahhh Friday’s Recommendation yang di host oleh Ren’s Little Corner. Mumpung ada giveawaynya juga, yuk pada ikutan =)

Rulesnya gampang koks:

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.

3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.

4. Posting button meme.

5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini, sehingga pembaca bisa blog walking.

6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.

 

Nah, untuk minggu ini, buku yang pengen aku rekomendasikan adalah yang masih fresh banget baru direview: The Rise and Fall of a Yummy Mummy (Polly Williams). Kenapa? Karena jarang-jarang baca chicklit/momlit yang lucu, make sense, nggak lebay tapi juga nggak ngebosenin. Padahal biasanya penulis British nggak masuk daftar favoritku lho…

Sedikit kisahnya Yummy Mummy dari Goodreads:

Amy Crane’s daughter, the exquisite and sweet-tempered Evie, is six months old. any Amy — who’s trying to decide whether to resume her high-pressure job in PR — adores her. But these days, Amy doesn’t exactly adore herself.

Even worse, the whole time she’s feeling invisible and about as attractive as a barnyard animal, Amy suspects that Evie’s father, Joe, is having an affair. Then Amy meets Alice, who seems to have this mommy thing down: She’s single-girl-slender, for one thing, with groomed eyebrows, a smooth forehead, and killer clothes. Plus she has a sex life. In short, she’s a Yummy Mummy, one of a new breed who manage to make motherhood look positively sexy. Under Alice’s tutelage, Amy discovers that she’s got some yumminess of her own. Joe takes notice, as does her handsome Pilates instructor. But once Amy’s libido awakens from its extended slumber, a whole new set of problems develops.

Genre chicklit biasanya jarang yang membuatku berkesan, tapi Yummy Mummy ini kayaknya oke banget untuk diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Kisahnya unik karena mengangkat kehidupan para perempuan yang baru punya anak- dari sisi lain. Yang juga seru, biarpun cerita bersetting di Inggris, ternyata tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia saat ini: ibu-ibu idealis menjurus ekstrem yang ribut terus soal breastfeeding, ibu-ibu cantik dengan suami kaya dan kehidupan menyenangkan (meski sedikit melawan realita yah!), dan ibu-ibu biasa yang memiliki dilema bekerja/stay at home??

Anyway, yuk share recommendation mu, siapa tahu dapet buku gratis dari Ren lho! =)

 

Advertisements