Tags

Kamis artinya bersenang-senang dengan salah satu karakter di Character Thursday yang dihost oleh Mbak Fanda. Minggu ini, mumpung masih belum rampung membaca Dracula Dosier (James Reese), aku ingin membahas tokoh utama dalam historical fiction berbau misteri tersebut, siapa lagi kalau bukan Bram Stoker sang pengarang Dracula yang terkenal.

Buku ini ditulis seolah dari sudut pandang Bram Stoker, sebelum ia menulis buku yang akan membuatnya terkenal sepanjang masa. Gabungan antara surat-surat, kliping surat kabar, serta entri diary Stoker, diracik dengan cukup menarik oleh James Reese. Memang aku sempat tertipu oleh judul buku ini, yang seakan hendak bercerita tentang sosok Dracula, namun ternyata justru menjadikan Bram Stoker sebagai tokoh utamanya.

Ternyata, semakin ke belakang, cerita bergulir semakin menarik, bukan saja karena jalan cerita yang penuh misteri (Bram Stoker berhadapan dengan Jack the Ripper! Seru kan?), tapi lebih karena penggambaran karakter Stoker yang tidak pernah aku tahu sebelumnya. Bram Stoker, sebelum menjadi terkenal karena Dracula, adalah sosok yang cukup depresif, karir menulisnya mandeg, terpaksa bekerja sebagai asisten Henry Irving (yang super duper nyebelin karena merupakan aktor terkenal), sekaligus mengelola teater Lyceum, dan kehidupan rumah tangganya pun hambar. Belum lagi, Stoker dikelilingi oleh teman-temannya yang sudah berhasil sukses di dunia penulisan: Hall Caine, Oscar Wilde, bahkan Conan Doyle. Membuat hidupnya semakin sengsara.

Namun di balik kesuraman ini, Stoker adalah orang yang sangat setia terhadap sahabat-sahabatnya, bahkan rela berkorban nyawa demi orang-orang yang disayanginya. Dalam buku ini misalnya, diceritakan pengorbanan Stoker menempuh bahaya berhadapan dengan Jack the Ripper demi membela Caine, salah satu teman terdekatnya (nantinya, novel Dracula bahkan didedikasikan untuk Caine).

Membaca buku semacam ini selalu menarik, karena di balik kisah fiksi, kita bisa menemukan sekelumit kehidupan nyata tentang tokoh yang diceritakan. Rasa-rasanya belum pernah ada yang mengangkat kisah Bram Stoker ke dalam film, padahal kehidupannya cukup menarik, apalagi masa-masa suram sebelum ia sukses merampungkan novel Dracula yang membesarkan namanya.

Bram Stoker - circa 1906

 

Oiya, yuk ceritakan Character Thursday mu!

 

Syarat Mengikuti :
1. Follow blog Fanda Classiclit sebagai host, bisa lewat Google Friend Connect (GFC) atau sign up via e-mail (ada di sidebar paling kanan). Dengan follow blog ini, kalian akan selalu tahu setiap kali blog ini mengadakan Character Thursday Blog Hop.
2. Letakkan button Character Thursday Blog Hop di posting kalian atau di sidebar blog, supaya follower kalian juga bisa menemukan blog hop ini. Kodenya bisa diambil di kotak di button.
3. Buat posting dengan menyertakan copy-paste “Character Thursday” dan “Syarat Mengikuti” ke dalam postingmu.
3. Isikan link (URL) posting kalian ke Linky di bawah ini. Cantumkan nama dengan format: Nama blogger @ nama blog, misalnya: Fanda @ Fanda Classiclit.
4. Jangan lupa kunjungi blog-blog peserta lain, dan temukan tokoh-tokoh pilihan mereka. Dengan begini, wawasan kita akan bertambah juga dengan buku-buku baru yang menarik…