Tags

, , , ,

Diprakarsai oleh beberapa anggota cewek #BBI yang centil-centil, akhirnya diputuskanlah untuk membuat postingan bersama khusus perempuan yang pertama, Top 5 Book Boyfriends! Uhuk. Well, meski umur sudah kepala 3, aku termasuk ibu-ibu perempuan yang senang kembali merasa muda ketika membaca buku-buku YA =p Jadi jangan heran kalau banyak nama yang muncul di bawah ini adalah para brondong jagung yang masih hijau-hijau dan lucu. Hahaha! Udah ah. Mari kita mulai saja. Aku mencoba membatasi kriteria ini dari buku-buku yang dibaca di tahun 2011, tapi memang ada juga perkecualian yang tidak bisa dihindari. So here we go (without any particular order ya!):

Chaz Santangelo (Jellicoe Road) – meski Jonah Griggs adalah the real catch buat Taylor Markham si tokoh utama di Jellicoe Road, tapi yang memikat hatiku justru Santangelo si pemimpin kelompok Townies. Campuran Italia-Aborigin nya kayaknya keren, dan hatinya yang lembut di balik penampilannya yang dibikin sangar benar-benar membuat luluh. Apalagi kalau ia sudah direpotkan oleh adik-adik perempuannya yang berjumlah 4 orang, hahaha…Oya, Santangelo juga seorang family man, kriteria yang penting banget tuh untuk seorang boyfriend idaman =D

Adam Wilde (If I Stay/Where She Went) – siapa perempuan yang nggak jatuh cinta sama Adam Wilde? Cowok berbakat yang akhirnya menjadi rock star tapi tetap cinta mati sama Mia Hall yang sudah menyakiti hatinya. Ahhh…too good to be true ya! Aku sendiri termenye-menye dengan Adam saat membaca Where She Went yang memang memakai sudut pandangnya. Vulnerable, bitter, desperate, semua emosi itu malah bikin Adam tambah terasa real dibandingkan dengan buku pertama. Sayang, meski sosok Mia ditampilkan di beberapa versi cover If I Stay dan Where She Went, sosok Adam nggak pernah kelihatan. Mungkin supaya pembaca perempuan bisa menggunakan imajinasinya sendiri kali ya? Beberapa blogger luar bahkan membahas habis-habisan siapa yang paling cocok memerankan Adam seandainya buku ini difilmkan. Hmmm..favoritku jatuh pada Kevin Zegers, yang meski ABG banget, tapi kok sesuai ya sama gambaranku tentang si Mr. Wilde? Ada yang punya ide lain?

John Tyree (Dear John) – Nicholas Sparks emang paling jago deh menciptakan tokoh-tokoh cowok super romantis tanpa terlalu menye-menye. Dan si John ini salah satunya lho! Yang membuat wow bukan karena John itu romantis banget, justru sebaliknya, latar belakangnya yang tentara malah bikin dia rada kaku gitu untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi karena esensi “to love is knowing when to let go” yang benar-benar pas diterapkan oleh si John inilah makanya sosok ini benar-benar ideal untuk dicintai =) Oya, hubungan dengan ayahnya juga digambarkan dengan manis banget oleh Sparks disini. Bikin tambah yakin kalau si John ini emang layak dijadikan book-boyfriend =D Nah, kalau untuk sosoknya, hmmm…berhubung sudah difilmkan, jadi yang terbayang duluan mau nggak mau ya si Channing Tatum. Tapi entah kenapa, emang pas aja kalau menurutku. Meski beberapa orang yang sudah nonton filmnya malah bilang kalau Channing tidak meyakinkan di film ini. Mungkin emang nggak usah nonton aja kali ya? Hehe

Zach Soderberg (Special Topics in Calamity Physics) – Zach Soderberg tentu nggak semenarik, seglamor, dan semisterius kelompok Bluebloods. Makanya Blue van Meer pun awalnya nggak tertarik sama sekali dengan si Zach. Tapi terbukti, he’s there all along, in good times and bad times, dan Zach ternyata adalah sahabat yang baik. Di titik terendah Blue, Zach menyelipkan note “I’m here if you need to talk”. As simple as that. Tapi terkadang, nggak usah muluk-muluk deh, a perfect guy means he’s a good friend. Yang selalu siap untuk mendengar. Bahkan saat kita merasa tidak ada seorangpun yang ingin mendengar. Dan yang memayungi kita di saat hujan, tanpa kita terkena setetes air pun. (Ok, you need to read the book before I spoiled everything!).

Peeta Mellark (The Hunger Games Trilogy) – oke, ini dia pengecualian yang aku sebut-sebut. Meski bukunya sudah dibaca sebelum 2011, tapi karena buku terakhir triloginya SEHARUSNYA dibaca tahun 2011, dan ternyata diundur terbitnya, aku memutuskan untuk memasukkan Peeta ke dalam daftar ini (Haha! Excuse!). Well, sejak pertama aku membaca Hunger Games, I’m Team Peeta all the way. Sejak dia memberi roti pada Katniss sampai melakukan segala cara untuk melindunginya di arena pertarungan, phewww….Luluh lantak deh pokoknya. Peeta juga yang membuat aku betah membaca Hunger Games dan sabar menunggu kelanjutan terjemahannya sampai sekarang (berhubung aku belum baca Mockingjay, tolooooong jangan ada spoiler disini ya! Hush hush *sapusapuspoiler*). Good newsnya, film Hunger Games yang akan dirilis tahun ini meng-casting pemeran yang cukup tepat kalau menurutku. Tak terkecuali Peeta yang diperankan oleh si cameuh (tau cameuh kan? ituuu…orang yang dagunya maju, hehe) Josh Hutcherson. Mudah-mudahan filmnya nggak kalah seru dengan bukunya, dan Peeta benar-benar seperti Peeta yang kita kenal selama ini. Hmmmm…..

So, that’s my top 5 book-boyfriends. Ada yang setuju kah? =D

Sekarang back to reality dulu ya. Inget anak dan suami, mwahahahahaha!

Advertisements