Tags

, ,

Setiap pencinta buku pasti memiliki impian tentang “surga buku” versinya masing-masing. Menghabiskan sepanjang hari di ruangan penuh buku, dikelilingi harum lembaran buku tua, dan secangkir teh hangat, memang amat menyenangkan. Atau berkumpul dengan kawan-kawan sesama pencinta buku, sambil saling bertukar cerita dan bertukar buku, juga sangat menarik.

Tapi surga buku versiku adalah ketika aku berhasil menemukan sebuah buku yang benar-benar membuat aku terhanyut ke dalamnya, masuk ke dalam ceritanya, mengikuti dialog-dialognya dan berada di halaman yang sama dengan karakternya. Ada buku-buku yang membuat kita ingin berteman dengan karakternya, mengenalnya lebih jauh dan mengikutinya ke balik lembaran buku. Surga buku bagiku adalah bisa bangun di kastil Hogwarts, mengikuti Harry, Ron dan Hermione ke kelas Transfigurasi, mengobrol bersama mereka di kehangatan Menara Gryffindor, atau menonton pertandingan Quidditch beramai-ramai sambil meneguk Butterbeer (seperti apa rasa Butterbeer? It’s heaven if I could really taste it!). Surga buku juga berarti bersukaria bersama penghuni Mallory Towers, mengikuti petualangan Julian, Dick, George, Anne dan Timmy memburu kereta api hantu (sambil mencicipi daging asap dan roti isi tomat, ahhh), atau memeluk Katniss Everdeen dan berbisik padanya kalau “Peeta akan selalu ada untukmu” =)

Surga buku bagiku adalah bisa lepas sejenak dari kehidupan yang penat, rutinitas pekerjaan dan kenyataan pahit dalam hidup, dan masuk ke dalam dunia yang sama sekali berbeda. Dunia buku.

There are some good books and there are some bad ones. But for me, I found my heaven when I bumped into a great book, whose characters could be my best friends until the end of my time.

*ps: tulisan ini dibuat dalam rangka memeriahkan ulangtahun pertama blog Surga Bukuku milik salah seorang BBI-ers. Mel, boleh ya Paket B (Classic Fantasy) nya buat aku =) Happy blog-birthday!