Tags

, , , , ,

Judul: Dear John

Penulis: Nicholas Sparks

Penerbit: Warner Books (2006)

Halaman:276p

Borrowed from Mia

Romance is not my favorite genre, but everybody needs a romantic reading once in a while 😉 Jadi waktu BBI memutuskan untuk baca buku romance di bulan ini, aku dengan senang hati ikut serta =D

Pilihan jatuh ke buku Nicholas Sparks, karena meskipun aku sudah sering menonton film yang diadaptasi dari novel-novelnya, tetapi belum sekalipun berkesempatan membaca bukunya. Dan setelah kasak-kusuk, akhirnya dapat pinjaman Dear John dari Mia =)

Sesuai judulnya, buku ini berkisah tentang seorang laki-laki bernama John Tyree yang berasal dari sebuah kota kecil di North Carolina. Masa kecilnya yang sepi, tanpa Ibu dan hanya ada seorang Ayah yang sangat pendiam, akhirnya membuat ia tumbuh menjadi seorang pemberontak, yang membawanya masuk ke akademi militer.

Suatu hari, saat sedang berlibur di rumah ayahnya dari tugas militer, John bertemu dengan seorang gadis bernama Savannah Lynn Curtis. Mereka jatuh cinta dan langsung menjalani hubungan super serius. Sayang, pekerjaan John mengharuskan mereka menjalani hubungan jarak jauh yang terkadang terasa amat berat. Dan ketika peristiwa 9/11 terjadi, John harus membuat pilihan berat yang akan mengubah hidupnya.

Membaca buku ini harus menyiapkan mood yang tepat, kalau tidak mau merasa cheesy. Untungnya di antara segala dialog romantis dan suasana menye-menye, Nicholas Sparks masih menyelipkan isu-isu menarik seperti hubungan John dengan ayahnya, Asperger syndrome, Habitat for Humanity, perang dan perdamaian, dan banyak lagi yang sepertinya jarang ditemui di buku roman pada umumnya.

Terkadang bingung juga dengan sosok Nicholas Sparks, bagaimana ya dia dalam kehidupan sehari-harinya? Apakah seromantis tokoh ciptaannya? Rata-rata novel Nicholas Sparks memang dibaca kaum perempuan, tapi sebenarnya nilai-nilai yang ditanamkan dalam buku-bukunya, seperti unconditional love dan sacrificing for your loved ones, cukup universal untuk bisa dinikmati siapa saja. Apalagi ending ceritanya pun tidak selalu happily ever after, sehingga meneteskan setitik realita dalam utopia kisah cintanya =)

PS (khusus untuk para perempuan): kalau sudah nonton filmnya, silakan membayangkan Channing Tatum sebagai John dan selamat termehek-mehek!!

Advertisements