Tags

, , , , , ,

Judul: Incarceron

Penulis: Catherine Fisher

Penerbit: Matahati (2011)

Halaman:492 p

Gift from Matahati =)

Selamat datang di Incarceron, penjara luar biasa besar yang terdiri dari ribuan lorong gelap, labirin penuh ancaman dan makhluk-makhluk misterius. Menurut legenda, tidak pernah ada yang berhasil kabur dari penjara ini, kecuali satu orang yang keberadaannya masih dipertanyakan.

Finn adalah seorang tahanan di Incarceron yang tidak memiliki ingatan akan masa lalunya. Finn yakin ia bukan berasal dari penjara, melainkan dari dunia Luar, yang bagi tahanan di Incarceron hanya merupakan mitos belaka. Finn tergabung di kelompok penjarah Comitatus, dan memiliki saudara angkat bernama Keiro. Suatu hari, nasib mempertemukannya dengan sebuah kunci kristal, yang membawa harapan baru tentang pintu keluar.

Bersama dengan Keiro dan Gildas, kaum Sapient yang percaya bahwa Finn dapat menunjukkan jalan keluar, mereka bertualang mencari jalan keluar dari penjara Incarceron. Lewat kunci ini juga Finn dapat berkomunikasi dengan Claudia, puteri sipir penjara yang hidup di dunia Luar (namun sama-sama terpenjara dengan cara yang berbeda).

Membaca buku ini merupakan pengalaman yang naik-turun untukku. Ada saat-saat ketika buku ini begitu seru, dengan intensitas tinggi, terutama adegan melawan tokoh Penjara itu sendiri. Tapi settingnya yang terlalu abstrak memang membuat sulit untuk membayangkan keseluruhan petualangan dalam Incarceron. Mungkin sedikit mirip dengan settingan Hunger Games yang sama-sama absurd, namun penjabaran Hunger Games lebih enak untuk diikuti.

Karakter dalam buku ini juga kurang menggigit. Finn sebagai tokoh utama tampak terlalu bingung dan sedikit lemah. Sedangkan Claudia, sang heroine, entah kenapa kurang bisa membuatku simpati. Ending cerita yang menggantung juga membuat aku bertanya-tanya, akan dibawa ke mana cerita ini nantinya? Namun, setelah mengintip sejenak potongan sekuel Incarceron, Sapphique, sepertinya kelanjutan serial ini cukup layak untuk ditunggu.

Oiya, satu lagi komentar, cover buku ini sangat bisa menggambarkan isinya, gelap namun futuristik, dengan detail kunci kristal yang jelas. Ditambah dengan tagline yang sangat mengena: “Yang satu di dalam, yang lain di luar. Tapi keduanya sama-sama terpenjara”. Cool.

Advertisements