Tags

, , ,

Judul: Four Seasons in Belgium

Penulis: Fanny Hartanti

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2006)

Halaman:232 p

Beli di: Gramedia Grand Indonesia (IDR 38,000)

Andin adalah seorang perempuan cerdas modern masa kini. Memiliki pacar bule yang ganteng dan baik hati, membuat Andin berjuang keras untuk bertahan di pekerjaannya yang sekarang supaya bisa dipindahtugaskan ke Belgia, dan bersama-sama dengan Dave, sang pujaan hati.

Pucuk dicinta ulam tiba, setelah banting tulang beberapa tahun, perusahaan akhirnya mengirim Andin ke kantor mereka di Belgia. Awalnya Andin sangat senang bisa bertemu dengan Dave. Namun lama kelamaan Dave yang super sibuk, ditambah dengan benturan budaya yang ia hadapi di Belgia, membuatnya semakin tidak betah. Masa semua toko tutup di hari Minggu? Masa tidak ada yang menjual nasi untuk makan siang? Masa tidak ada tukang yang membantu saat ia pindahan rumah?

Untung saja ada sahabat-sahabat barunya yang selalu setia mendampingi: Lala, teman sekantor yang sama-sama berasal dari Indonesia, dan Nick, cowok blasteran Belgia-Belanda yang baik hati dan selalu siap membantu. Sementara itu, Dave yang diharapkan malah lebih sering menghilang karena sibuk dengan pekerjaannya.

Kehidupan Andin semakin terasa jungkir balik ketika tiba-tiba ia mendapati dirinya hamil. Apa yang harus ia lakukan? Pulang ke tanah air, atau tetap tinggal di Belgia? Dan siapa yang akan mendukungnya melewati masa-masa sulit ini?

Membaca chicklit memang harus hati-hati. Ada yang terlalu menye-menye sampai akhirnya bikin sebal, ada juga yang terlalu ringan sehingga cerita cepat dilupakan. Untungnya Fanny berhasil menulis dengan ringan dan menghibur, namun masih bisa menambahkan bobot dari cerita yang terjalin. Porsi antara humor dan nilai-nilai antar budaya berhasil dipadukan pas oleh Fanny di buku ini. Diselingi juga oleh kisah jalan-jalan seputar Belgia dan Eropa yang membuat cerita semakin menarik untuk diikuti. Memang bahasanya belum semengalir dan selancar buku-buku berikutnya, karena ini memang buku pertamanya. Tapi overall masih bisa dinikmati, bahkan oleh non-penggemar metropop.

Sayangnya, sepertinya buku ini sudah sulit ditemui di mana-mana, dan belum ada cetak ulang dari Gramedia.

Advertisements