Tags

, , , , , ,

Judul:Gadis Korek Api

Penulis: H.C. Andersen

Penerbit:Atria (2011)

Halaman:267 p

Free book from Atria =)

Gadis Korek Api merupakan buku yang terdiri dari 10 kumpulan dongeng karya H.C. Andersen, penulis legendaris dari Denmark. Sebagian dongeng yang dimuat di sini sudah sangat familiar, seperti Kisah Cinta Putri Duyung Kecil, Thumbelina, Gadis Korek Api, Baju Baru Kaisar, dan juga Anak Itik Buruk Rupa. Namun ada juga beberapa cerita yang masih jarang terdengar, seperti Angsa-angsa Liar, yang bercerita tentang seorang puteri yang dipisahkan dari kesebelas kakak laki-lakinya yang telah disihir menjadi angsa liar.

Lalu ada juga Kisah Rembulan, terdiri dari 33 cerita pendek yang dikisahkan oleh rembulan setiap malamnya. Mulai dari kejatuhan kota Pompeii sampai keindahan kota Venice, dilukiskan oleh rembulan dengan sangat puitis. Sementara itu, dongeng Burung Bulbul bercerita tentang seekor burung bulbul yang begitu digilai oleh kaisar Cina dan rakyatnya, namun dilupakan ketika muncul tiruannya yang baru.

Tidak seperti dongeng karangan Grimm bersaudara yang penuh ironi dan adegan yang sedikit “gory”, Andersen menulis dengan lebih lembut, penuh bahasa yang puitis dan alur yang dramatis. Kisahnya biasanya berkisar tentang si jahat dan si baik. Namun, meski si baik selalu “menang” di akhir ceritanya, tidak selalu ceritanya memiliki happy ending yang klise. Kadang cerita berakhir dengan sendu, bahkan mengharukan, meski tetap memiliki moral of story yang bagus.

My personal favorite is Kisah Cinta Putri Duyung Kecil, atau yang juga dikenal sebagai Little Mermaid. Mengapa cerita ini begitu berkesan? Mungkin karena aku sering sekali menonton film versi Disney-nya sejak kecil. Namun yang membuat cerita ini lebih terasa mencengangkan adalah karena endingnya yang sangat berbeda dari versi Disney. Dalam filmnya, alur dibuat lebih ceria dan kisahnya terasa lebih child friendly. Sementara kisah aslinya ternyata lebih memilukan, dengan ending yang membuat merinding, namun sekaligus lebih indah.

Kisah lain yang juga menyentuh adalah Gadis Korek Api, yang juga dijadikan judul kumpulan dongeng ini. Ceritanya singkat namun benar-benar mengena, tentang gadis miskin yang menjual korek api di tengah musim dingin. Ini adalah contoh nyata dari happy ending yang sekaligus juga merupakan sad ending.

Andersen memang salah satu maestro dongeng yang karyanya tak lekang oleh waktu. Dan membaca 10 kisah terbaiknya dalam satu buku merupakan pengalaman yang menyenangkan…bahkan meskipun kita sudah bukan anak-anak lagi =) Buku kumpulan dongengnya selalu layak dijadikan koleksi. Tak terkecuali buku terbitan Atria ini.