Tags

, , ,

Judul:The Weed That Strings The Hangman’s Bag

Penulis: Alan Bradley

Penerbit:Bantam Books (2010)

Halaman:364 p

Beli di: Periplus Plaza Indonesia (IDR 85,000 disc 10%)

Setelah The Sweetness At The Bottom Of The Pie yang highly recommended, kini Flavia de Luce is back! Salah satu tokoh detektif paling favorit sepanjang masa (padahal ini baru buku kedua, hehe) kembali berkutat dengan misteri mencekam di tempat tinggalnya di Bishop’s Lacey. Kali ini pembunuhan terjadi pada seorang pemilik pertunjukan boneka keliling yang sedang singgah di desa Flavia.

Rupert Porson tiba-tiba meninggal karena tersengat listrik ketika sedang melakukan pertunjukan di aula gereja. Kematiannya yang mengenaskan ternyata membawa penyelidikan Flavia jauh ke masa lalu, saat seorang anak kecil ditemukan mati tergantung di hutan Gibbet Wood.

Apakah asisten Rupert, Nialla, ada sangkut pautnya dengan kematian ini? Bagaimana dengan penghuni Gibbet Wood, seorang wanita setengah sinting bernama Mad Meg yang sepertinya tahu terlalu banyak? Atau istri pendeta setempat yang gerak-geriknya mencurigakan?

Dengan keahlian deduksinya yang menyamai Sherlock Holmes, serta pengetahuan kimianya yang mengesankan, ditambah dengan kepolosan anak sebelas tahun, Flavia de Luce tetap merupakan teman yang menyenangkan di sepanjang buku.Hadirnya tokoh-tokoh lama –Inspektur Hewitt yang menjadi “frenemy” bagi Flavia, serta kedua kakak perempuan Flavia yang menyebalkan- juga tokoh-tokoh baru – termasuk Aunt Felicity yang mengesankan sekaligus tak tertahankan – menambah bumbu kesegaran di seri kedua dari petualangan Flavia de Luce.

Seperti biasa, setting di tahun 1950-an juga memberi kesempatan pada kita untuk mengintip detail menarik seputar kehidupan warga pedesaan Inggris di era tersebut. Setelah terkagum-kagum dengan misteri perangko dan filatelis di buku pertama, kini kita dibawa untuk mengenal lebih jauh tentang pertunjukan boneka keliling yang kini sudah termasuk langka.

Sekali lagi, Alan Bradley masih tetap memukau pembaca dengan narasi dan karakterisasinya yang meyakinkan, terutama dalam menyelami pikiran seorang Flavia. Hey, the good news is.. there will be more Flavias to come! Yang paling dekat adalah A Red Herring Without Mustard yang akan diterbitkan tahun ini. Can hardly wait!