Tags

, , , ,

Judul:Mini Shopaholic

Penulis: Sophie Kinsella

Penerbit:Gramedia Pustaka Utama (2010)

Halaman:568 p

Beli di: Gramedia Grand Indonesia (IDR 60,000; diskon 30%)

Sophie Kinsella adalah salah satu ratunya chicklit. Karya fenomenalnya tentang seorang shopaholic asal Inggris bernama Becky Bloomwood tidak akan mudah untuk dilupakan. Kinsella berhasil menciptakan karakter yang menyebalkan, namun sekaligus sangat memorable bagi pembaca.

Tidak heran kalau Becky terus hadir lewat serial Shopaholic yang ditulis oleh tangan dingin Kinsella. Mulai dari pergi ke New York, menikah, bertemu long lost sister, sampai hamil dan punya anak, Becky seakan-akan adalah teman lama yang kisahnya tidak akan pernah bosan kita ikuti.

Sayangnya, seperti kebanyakan sekuel dan serial, tidak semua cerita memiliki gigitan yang sama dengan karya pendahulunya. Beberapa terkesan dipaksakan, dan meski masih menganut pola yang sama (alias kekacauan Becky yang pada akhirnya selalu lolos dari kesulitan), lama-kelamaan ceritanya terasa begitu klise. Ada sih, bagian yang masih mengundang tawa spontan pembaca, namun sebagian besar plot terkesan terlalu dipanjang-panjangkan, layaknya sekuel film Holywood yang sudah kehabisan ide segar.

Mini Shopaholic adalah buku keenam dari serial ini, dan meski sosok Becky tetaplah membuat kangen, kisah di buku ini terasa agak kering dan bertele-tele.

Becky Brandon (dahulu Bloomwood) kini adalah seorang ibu. Namun apakah sifat gila belanjanya otomatis menghilang? Tentu tidak. Malah kini ia memiliki alasan lebih untuk berbelanja. Apalagi kalau bukan untuk puterinya yang baru berumur 2 tahun, Minnie! Namun, ternyata Minnie bukanlah teman belanja yang menyenangkan. Sikapnya yang sulit diatur dan terkesan liar sering menjerumuskan Becky ke dalam kesulitan. Situasi bertambah pelik saat Inggris dilanda oleh krisis ekonomi besar. Ini benar-benar bencana untuk si shopaholic, apalagi Becky baru merencanakan akan membuat pesta kejutan yang super keren untuk Luke suaminya.

Nah, mulai di sini, kisah bergulir dengan agak menyebalkan. Pesta yang terkesan dibesar-besarkan (dan sebeneranya merupakan plot yang kurang penting!), tingkah Becky yang benar-benar mencerminkan ibu yang tidak bertanggung jawab (dan herannya, selalu lolos dari lubang jarum, dan dimaafkan semua orang!), dan porsi Minnie yang tidak terlalu banyak di sepanjang buku (agak mengherankan, mengingat judul dan cover buku ini).

Mini Shopaholic adalah satu lagi karya Kinsella yang hanya untuk die hard fans. Tetap best seller, tetap membuat tertawa, namun menimbulkan tanya dalam hati, sampai kapan ya, formula ini akan berhasil?