Tags

, , , ,

Judul: ghostgirl

Penulis: Tonya Hurley

Penerbit: Atria (2009)

Halaman: 402 p

Beli di: Gramedia Grand Indonesia (Rp 49500, diskon 30%)

Wow, kecepatan membacaku bulan ini sangat lambat, mungkin karena baru mulai kerja lagi. Tapi aku tetep berusaha menghabiskan tumpukan buku yang ada di rumah di sela-sela kepadatan jadwal saat ini. Salah satu yang baru selesai kubaca adalah ghostgirl, buku terjemahan keluaran Penerbit Atria, yang merupakan “anak”-nya Serambi juga.

Buku ini termasuk novel gothic yang unik, karena disajikan dengan gaya sangat konyol. Lucu juga betapa Tonya Hurley bisa membuat tema kematian menjadi begitu lucu dan santai. Penggambarannya tentang dunia remaja benar-benar tepat, terutama saat menggambarkan betapa Charlotte Usher rela melakukan apapun asal bisa menjadi seorang cewek populer di sekolah, dan menggaet cowok tertampan, Damen Dylan.

Usahanya kandas di tengah jalan ketika Charlotte mendadak meninggal dunia (dengan cara terkonyol yang pernah ada!), dan terpaksa bergentayangan sebagai hantu. Ternyata dunia perhantuan pun tidak semudah yang ia sangka, karena ia masih harus bersekolah lagi, dan menyelesaikan urusannya yang masih menggantung, supaya bisa lanjut ke tempat yang lebih baik.

Dan sepanjang buku kita disuguhi usaha-usaha Charlotte yang sangat desperate, bahkan saat sudah menjadi hantupun ia masih berusaha keras untuk jadi populer, termasuk memanfaatkan Scarlet, adik musuh bebuyutannya di sekolah, yang entah kenapa bisa melihat sosok hantu Charlotte. Awalnya, sulit bersimpati dengan Charlotte yang begitu mengesalkan, tapi pelan-pelan kita semakin merasa kasihan padanya. Salah satu bagian paling lucu adalah saat Charlotte mengakui kalau ia lebih sedih dengan kenyataan harus meninggal sebelum menjadi populer, dibandingkan sedih karena kehilangan keluarganya. Pemikiran egois khas seorang remaja.

Ghostgirl masih akan hadir dengan buku selanjutnya berjudul Homecoming, yang kabarnya juga segera diterbitkan oleh Atria. Jadi, aksi-aksi heboh Charlotte masih akan bisa kita nikmati terus…