Tags

, ,

Judul: Madicken dan Lisabet

Pengarang: Astrid Lindgren

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (2005)

Halaman: 256 p

Beli di: Bazaar GPU Citywalk Sudirman (Rp 7000, Bargain Price!)

Huhuy! Selingan menyenangkan setelah berturut-turut membaca buku yang cukup intens. Astrid Lindgren, seperti juga Roald Dahl dan Enid Blyton, adalah pengarang anak yang buku-bukunya nggak pernah bosan kubaca (dan itu nggak ada hubungannya dengan kesamaan nama di antara kami!).

Dulu, Gramedia pernah menerbitkan buku-buku bertokoh Madicken dan mengubah namanya menjadi Madita, yang lebih bernuansa Indonesia. Tapi untunglah di cetakan terbaru ini, Madicken kembali menggunakan nama aslinya. Dan ia masih tetap menjadi anak perempuan jahil menjurus bandel, tidak tahan menerima tantangan dan tidak pernah berpikir panjang, tapi sekaligus sangat baik hati, adil, dan suka membantu orang lain, bahkan musuhnya sendiri.

Madicken tinggal di sebuah rumah nyaman bernama Junibacken, bersama dengan ayahnya, seorang wartawan surat kabar yang disegani warga kota, ibunya yang cantik, adiknya Lisabet yang lucu tapi bandel, Alva, pembantu rumah tangga yang manis dan baik hati, serta binatang peliharaan mereka, Sasso dan Gosan.

Di kota kecilnya, Madicken mengalami petualangan-petualangan seru dan lucu, termasuk merayakan ulang tahun mama di atas pohon, menerima tantangan musuh bebuyutannya, Mia, memanjat atap sekolah, mengajak Alva ke pesta dansa, juga membasmi kutu-kutu yang menguasai rambutnya saat musim panas! Selain karakter di rumah Junibacken, kita juga akan berkenalan dengan karakter-karakter lain, yang kadang tipikal, seperti Ibu Wali Kota yang sombong serta Kepala Sekolah yang menyebalkan, tapi banyak juga yang membuat kita jatuh cinta, seperti Abbe si tetangga sebelah dan Berg si pembersih cerobong.

Di antara kisah-kisah lucu ini, sebenarnya banyak pesan moral dan sosial yang disampaikan oleh Astrid Lindgren. Tentang perbedaan status sosial di masyarakat, kesulitan yang diderita warga kota yang marjinal (seperti keluarga Mia yang miskin atau Lindkvist, orang tua yang menderita kelainan jiwa karena kehilangan keluarganya). Yang menyenangkan, semua tetap dikemas secara sederhana, tidak menggurui, dilihat dari kaca mata polos Madicken yang bandel namun baik hati.

All in all, I never got bored with children’s classic, and this is one of them… (terutama karena harganya juga murah banget! It’s a real gem!)