Tags

, ,

Judul: Tom’s Midnight Garden

Pengarang: Philippa Pearce

Penerbit: Oxford University Press (2008)

Halaman: 227 p

Beli di: Kinokuniya Ngee Ann City (SGD 15.95)

Tom sangat kesal karena liburan musim panasnya tidak seperti yang ia harapkan. Adiknya, Peter, terkena penyakit campak, dan Tom terpaksa diungsikan ke rumah paman dan bibinya. Yang lebih menyebalkan, paman dan bibinya tinggal di sebuah flat yang tidak memiliki kebun atau tempat bermain yang mengasyikkan, apalagi tidak ada anak-anak di bangunan tersebut.

Semuanya sangat membosankan untuk Tom, sampai pada suatu malam ia mendengarkan jam besar di ruang depan berdentang 13 kali, padahal saat itu adalah tengah malam. Penasaran, Tom menghampiri jam itu, dan mendapati kalau ada kebun rahasia setiap kali jam itu berdentang 13 kali. Lebih seru lagi, kebun itu menyimpan sudut-sudut yang menyenangkan untuk dipakai bermain, termasuk jejeran pohon yang menggiurkan untuk dipanjat.

Tom menjadi ketagihan bermain di kebun itu, terlebih saat ia berjumpa dengan seorang anak perempuan bernama Hatty, yang tidak seperti orang-orang lain yang dijumpainya di kebun itu, bisa melihatnya dan bermain dengannya.

Apa sebenarnya rahasia kebun itu, hubungannya dengan jam besar yang berdentang 13 kali, dan siapa Hatty si gadis misterius, baru akan kita ketahui di akhir cerita. Mengasyikkan sekali membaca buku yang mengingatkanku dengan karya-karya klasik Enid Blyton, penuh dengan teka-teki yang terbangun apik.

Yang agak disayangkan adalah ilustrasi buku ini yang terlihat sangat kuno dan kaku, kurang ceria.. Padahal keindahan kebun dan keceriaan Tom dan Hatty bisa digambarkan dengan lebih manis. Tapi overall, this is another beautiful children’s book, klasik dan nggak bosan dibaca berulang-ulang.