Tags

, , ,

Judul: Jonathan Strange & Mr.Norrell

Pengarang: Susanna Clarke

Penerbit: Bloomsbury Publishing Plc (2005)

Halaman: 1006 p

Beli di: Ferina (Rp 50000 – Bargain Price!)

Bersetting di tahun 1806, saat sihir sudah tidak pernah dipraktekkan lagi selama berabad-abad di Inggris. Sampai suatu hari, masyarakat dikejutkan oleh kehadiran seorang penyihir bernama Mr.Norrell. Penyihir ini, anehnya, tidak mewakili karakter penyihir pada umumnya, karena Mr.Norrell adalah seorang tua yang membosankan, sangat-sangat fanatik dengan teori, dan cukup culas sehingga mampu mencegah adanya penyihir lain muncul di negara Inggris.

Sampai suatu hari, sesuai ramalan yang ada, muncul seorang penyihir lain, yang sangat bertolak belakang dengan Mr.Norrell. Jonathan Strange adalah seorang pemuda yang bersemangat, tampan, berani bereksperimen dan mengambil risiko. Anehnya, kedua penyihir ini malah ditakdirkan untuk menjadi mentor dan murid, bersama-sama menolong pemerintah Inggris untuk memenangkan perang melawan Perancis, yang dipimpin oleh Napoleon Buonaparte.

Dan dimulailah kebangkitan sihir di tanah Inggris, lengkap dengan segala kejadian misterius, termasuk kehadiran seorang peri dalam wujud lelaki berambut perak yang senang memanterai orang-orang.

Membaca buku ini benar-benar suatu tantangan tersendiri, karena dikemas dalam narasi berbentuk sejarah, lengkap dengan catatan kaki yang bertebaran di mana-mana. Apalagi versi bahasa Inggrisnya menggunakan model bahasa kuno, kadang disertai puisi atau syair yang berasal dari zaman dahulu. Aku sendiri sudah naksir berat sama buku ini waktu lihat terjemahannya dijual di Gramedia, dalam bentuk 3 volume yang dikemas cantik. Tapi harganya memang lumayan mahal. Makanya, waktu browsing email di milis Pasar Buku, dan baca email Ferina yang lagi obral buku, seneng banget ngeliat ada Jonathan Strange & Mr.Norrell di daftar jualannya, hanya dengan harga Rp 50.000!

Dan emang nggak nyesel kok baca buku ini, meskipun aku setuju dengan review di Amazon yang banyak bilang kalau buku ini belum tentu disukai semua orang. Nggak seperti Harry Potter atau kisah penyihir sejenis yang lebih komersil, Jonathan Strange emang memiliki genre berbeda. Tapi aku pribadi bener-bener menikmati saat-saat melahap 1006 halaman yang ada dalam waktu 2 minggu!

Advertisements